Top 3: Aktivis HAM Ternama Ditembak Mati di Afghanistan Terpopuler

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Abdul Rahmad Mawin, seorang aktivis HAM ternama di Afghanistan dilaporkan telah ditembak mati. Hal ini diduga merupakan ulah Taliban.

Berita ini pun menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com edisi Kamis (14/10/2021).

Berita terpopuler lainnya adalah niat Kim Jong-un untuk memperkuat militer Korea Utara tanpa berniat perang dengan Korea Selatan.

Kemudian, berita yang jadi sorotan lainnya adalah ilmuwan yang telah menemukan bahwa tingkat oksigen di Bumi sudah perlahan menurun.

Simak ketiga berita paling populer di kanal Global Liputan6.com edisi Kamis (14/7/2021) berikut ini:

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Abdul Rahmad Mawin Aktivis HAM Ternama Ditembak Mati di Afghanistan, Ulah Taliban?

Ilustrasi Penembakan (Liputan6.com/Johan Fatzry)
Ilustrasi Penembakan (Liputan6.com/Johan Fatzry)

Abdul Rahmad Mawin, seorang aktivis masyarakat sipil terkemuka ditembak mati di Provinsi Nangarhar timur Afghanistan yang bergolak dan berbatasan dengan Pakistan pada Selasa 12 Oktober 2021. Insiden itu terjadi di tengah pembunuhan yang ditargetkan.

Simak berita lengkapnya di sini...

2. Perkuat Militer Korut, Kim Jong-un Tak Ada Niat Perang dengan Korea Selatan

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah kiri) berbicara dengan Wakil Kepala Sekretariat Jenderal Partai Buruh Korea Jo Yong-won (tengah kanan) saat pameran pengembangan pertahanan Bela Diri 2021 di Gedung Pameran Tiga Revolusi, Pyongyang, Korea Utara, 11 Oktober 2021. (STR/AFP/KCNA VIA KNS)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah kiri) berbicara dengan Wakil Kepala Sekretariat Jenderal Partai Buruh Korea Jo Yong-won (tengah kanan) saat pameran pengembangan pertahanan Bela Diri 2021 di Gedung Pameran Tiga Revolusi, Pyongyang, Korea Utara, 11 Oktober 2021. (STR/AFP/KCNA VIA KNS)

Pemimpin Korea Utara telah bersumpah untuk membangun "militer yang tak terkalahkan" dalam menghadapi apa yang dikatakannya sebagai kebijakan bermusuhan dari Amerika Serikat, lapor media pemerintah.

Selengkapnya di sini...

3. Ilmuwan: Tingkat Oksigen Bumi Perlahan Menurun

Ilustrasi bumi (Foto: unsplash.com/The New York Public Library)
Ilustrasi bumi (Foto: unsplash.com/The New York Public Library)

Sekali waktu, Bumi juga tandus. Tanpa oksigen dan metana, bentuk kehidupan duniawi sebelum oksigen muncul akan sangat berbeda. Sekitar 2,3 miliar tahun yang lalu, "Peristiwa Oksidasi Hebat" menyebabkan munculnya oksigen di atmosfer bumi.

Baca berita lengkapnya...

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel