Top 3: Anggaran Militer Indonesia dan Negara ASEAN Lain

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat Indonesia patut bangga, TNI ternyata jadi yang terkuat di ASEAN. Hal ini dibuktikan dengan laporan globalfirepower terbaru mengenai kekuatan milter 140 negara di dunia per 2021.

Dengan kekuatan yang mumpuni, berapa anggaran pertahanan yang digelontorkan pemerintah dalam pengadaan Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista)?

Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Sabtu (19/6/2021):

1. Kekuatan Militer Indonesia Nomor 1 di ASEAN, Bandingkan Anggaran Pertahanan di Wilayah Ini

Indonesia patut berbangga dengan prestasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Laporan Global Firepower tahun 2021 mencatat, kekuatan militer Indonesia berada di peringkat ke-16 dunia.

Kerennya, militer Indonesia juga mengukuhkan posisinya sebagai pasukan terkuat se-ASEAN. Bahkan, posisi Indonesia jauh lebih unggul dibanding negara maju seperti Singapura dan Malaysia.

Baca berita selengkapnya di sini

2. Indonesia Punya Nikel Banyak, Menko Luhut: Kita Tak Boleh Baik-Baik Amat

Nikel lagi-lagi mencatatkan trend kenaikan harga yang positif selama tahun 2017.
Nikel lagi-lagi mencatatkan trend kenaikan harga yang positif selama tahun 2017.

Indonesia tercatat menjadi salah satu produsen nikel terbesar di dunia dunia dalam bentuk Nickel Pig Iron (NPI) dengan jumlah produksi sebanyak 21 juta ton setahun.

Pemerintah Indonesia kini telah mendorong investasi pada hilirisasi produk turunan Nikel untuk memproduksi baterai listrik. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia memiliki hak untuk berkembang dan bekerja sama dengan negara lain yang saling menguntungkan.

“Dengan ini (potensi Nikel) yang besar kita lihat bahwa Indonesia punya bargaining position yang kuat. Kita juga nggak boleh baik-baik amat. Kita harus mainkan peran kita,” tegas Menko Marves Luhut B. Pandjaitan dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Alat Pengolah Sampah di Labuan Bajo Hilang, Menko Luhut Minta Tanggung Jawab Bupati Manggarai Barat

Menkomaritim Luhut Binsar Panjaitan memberi sambutan saat menghadiri penandatanganan kerja sama antar bank sindikasi di Jakarta, Jumat (29/12). Kerja sama antar bank tersebut sebesar 19,25 triliun. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Menkomaritim Luhut Binsar Panjaitan memberi sambutan saat menghadiri penandatanganan kerja sama antar bank sindikasi di Jakarta, Jumat (29/12). Kerja sama antar bank tersebut sebesar 19,25 triliun. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kaget mendengar alat pengolah sampah yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat hilang.

"Kemarin saya dapat laporan barang itu (alat pengelola sampah) hilang," kata Luhut dalam Acara Puncak Bangga Buatan Indonesia: Kilau Digital Permata Flobamora, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6/2021).

Luhut meminta Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi untuk bertanggung jawab atas hilangnya alat pengolah sampah tersebut. Dia meminta Pemda tidak hanya fokus pada pembangunan yang sifatnya besar saja, tetapi hal-hal teknis tetap perlu mendapatkan perhatian juga.

Baca artikel selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel