Top 3: Anggaran Rp 7,6 triliun untuk Dukung Pemulihan Pariwisata

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah telah mengalokasikan dana Rp 7,67 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi di sektor pariwisata. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan eco pariwisata dan pelatihan SDM pariwisata.

Selain itu pemerintah juga memberikan dukungan dalam beberapa program. Diantaranya program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Sertifikasi CHSE, dukungan kegiatan perfilman Indonesia, akomodasi hotel untuk tenaga kesehatan dan bantuan perlindungan sosial untuk sektor pariwisata.

Artikel mengenai anggaran Rp 7,6 triliun untuk dukung pemulihan pariwisata ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Selasa 28 September 2021:

1. Pemerintah Guyur Rp 7,6 Triliun Dukung Pemulihan Pariwisata RI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Pemerintah telah mengalokasikan dana Rp 7,67 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi di sektor pariwisata. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan eco pariwisata dan pelatihan SDM pariwisata.

"Tahun ini pemerintah alokasikan dana RP 7,67 triliun untuk mendukung pembangunan ekowisata dan pelatihan SDM pariwisata," kata Airlangga dalam Rakornas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Baca selengkapnya

2. Realisasi Dana PEN Kesehatan Baru 46,8 Persen dari Pagu

Petugas medis terlihat berada di dalam tenda darurat di depan UGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/6/2021). Lonjakan kasus virus corona mengakibatkan ruang IGD penuh, pihak rumah sakit lantas mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas medis terlihat berada di dalam tenda darurat di depan UGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/6/2021). Lonjakan kasus virus corona mengakibatkan ruang IGD penuh, pihak rumah sakit lantas mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan, realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kesehatan baru mencapai Rp 100,52 triliun. Realisasinya setara 46,8 persen dari pagu sebesar Rp 214,96 triliun tahun 2021.

“Kami sampaikan terkait dengan program pemulihan ekonomi dan penanganan covid-19 dari Pagu kesehatan yang Rp 214,96 triliun realisasinya sudah Rp 100,52 triliun atau 46,8 persen,” kata Menko Airlangga dalam Konferensi Pers PPKM, Senin (27/9/2021).

Sementara untuk perlindungan sosial dari Pagu Rp 186,64 triliun realisasinya sudah mencapai 62,2 persen atau Rp 116,02 triliun, dukungan UMKM dan koperasi dari pagu Rp 162,4 triliun realisasinya 42,1 persen atau Rp 68,38 triliun.

Baca selengkapnya

3. Intip Dulu Prediksi Harga Emas Pekan Ini Jelang Pengetatan Kebijakan Moneter AS

Ilustrasi Harga Emas
Ilustrasi Harga Emas

Pasar emas mungkin menghadapi ujian nyata pada pekan ini sehingga diperkirakan harga emas masih bertahan di level USD 1.700 per ons (sekitar Rp 24,2 juta).

"Posisi ini sangat penting bagi logam mulia, yang sebagian besar berada pada level itu selama 2021," menurut analis dari pasar senior OANDA, Edward Moya.

Bahkan dengan kekhawatiran krisis utang perusahaan Evergrande di China, yang dikhawatirkan pasar, harga emas tidak akan bergerak secara berkelanjutan di atas Rp 24 juta.

Baca selengkapnya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel