Top 3 Berita Bola: Kegalauan Spiritual Alasan Ricky Yacobi Dicoret dari Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nama Ricky Yacobi menjulang saat memperkuat Timnas Indonesia pada dekade kedua 1980-an. Dia membawa skuat Garuda melaju ke semifinal Asian Games 1986 di Korea Selatan dan merebut medali emas SEA Games 1987.

Namun pada SEA Games 1991, secara mengejutkan nama Ricky Yacobi dicoret dari Timnas Indonesia. Padahal, kepiawaian mantan pemain Arseto Solo tersebut dalam mencetak gol hanya bisa disetarakan dengan Fandi Ahmad (Singapura), Zainal Abidin Hasan (Malaysia), dan Piyapong Pue-on (Thailand).

Pecinta sepak bola Indonesia pun geger. Mereka bertanya mengapa Ricky Yacobi tak ada dalam daftar pemain Timnas Indonesia yang berangkat ke Manila, Filipina, ketika itu.

I Gusti Kompyang (IGK) Manila, manajer Timnas Indonesia ketika itu, mengaku memiliki alasan kuat untuk mencoret Ricky Yacoki. Dia menyebutnya kegalauan spiritual.

Berita tentang Ricky Yacobi dengan kegalauan spiritual dan dicoret dari Timnas Indonesia menjadi yang terpopuer di kanal Bola Liputan6.com dalam 24 jam terakhir. Berikut Top 3 Berita Bola:

1. Ricky Yacobi dengan Kegalauan Spiritual dan Dicoret dari Timnas Indonesia

Mantan penyerang Timnas Indonesia, Ricky Yakobi saat melatih di salah satu lapangan di Jakarta. Ricky Yacobi adalah striker top pada periode pertengahan 1980-an hingga awal 90-an. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Mantan penyerang Timnas Indonesia, Ricky Yakobi saat melatih di salah satu lapangan di Jakarta. Ricky Yacobi adalah striker top pada periode pertengahan 1980-an hingga awal 90-an. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pada SEA Games 1991, secara mengejutkan nama Ricky Yacobi dicoret dari Timnas Indonesia. Padahal, kepiawaiannya dalam mencetak gol hanya dapat disetarakan dengan Fandi Ahmad (Singapura), Zainal Abidin Hasan (Malaysia), dan Piyapong Pue-on (Thailand).

Pecinta sepak bola Indonesia pun geger. Mereka bertanya mengapa Ricky Yacobi tak ada dalam daftar pemain Timnas Indonesia yang berangkat ke Manila, Filipina, ketika itu.

Selengkapnya baca di sini.

2. Rebutan Pemain, MU Bisa Jadi Ancaman Besar Buat Real Madrid

Gelandang Rennes, Eduardo Camavinga melakukan pemanasan saat mengikuti sesi latihan tim di Pusat Pelatihan Henri-Guerin di La Piverdiere di Rennes, Prancis barat (3/11/2020). Rennes akan bertanding melawan Chelsea pada grup E Liga Champions di Stamford Bridge, London. (AFP/Damien Meyer)
Gelandang Rennes, Eduardo Camavinga melakukan pemanasan saat mengikuti sesi latihan tim di Pusat Pelatihan Henri-Guerin di La Piverdiere di Rennes, Prancis barat (3/11/2020). Rennes akan bertanding melawan Chelsea pada grup E Liga Champions di Stamford Bridge, London. (AFP/Damien Meyer)

Manchester United (MU) telah menerapkan mekanisme untuk mendatangkan Eduardo Camavinga dari Rennes. Gelandang ini juga dikabarkan menjadi target Real Madrid.

Dalam persaingan perburuan Camavinga, MU merupakan ancaman besar bagi Real Madrid. Kabarnya, Setan Merah telah mengaktifkan operasi untuk penandatanganan pemain berusia 18 tahun itu.

Selengkapnya baca di sini.

3. Cerita di Balik Nama Ricky Yacob Menjadi Ricky Yacobi

Mantan pesepakbola Nasional, Ricky Yakobi membawa bola saat melatih di salah satu lapangan di Jakarta.   Striker legendaris Timnas Indonesia Ricky Yacobi meninggal dunia pada Sabtu (21/11/2020) pagi WIB. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Mantan pesepakbola Nasional, Ricky Yakobi membawa bola saat melatih di salah satu lapangan di Jakarta. Striker legendaris Timnas Indonesia Ricky Yacobi meninggal dunia pada Sabtu (21/11/2020) pagi WIB. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Ricky Yacob populer dengan nama Ricky Yacobi. Huruf i ditambahkan setelah mantan pemain PSMS Medan ini berkarier di Liga Jepang dengan klub Matsushita FC.

Nama Yacobi lebih dikenal karena kebiasaan orang Jepang memanggilnya demikian. Selengkapnya baca di sini.

Saksikan Video Ricky Yacobi di Bawah Ini