Top 3: Cara Tukar Tabung Biru Elpiji 12 Kg ke Bright Gas

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pertamina tengah melakukan pergantian tabung Elpiji 12 kg berwarna biru ke Bright Gas berwarna pink pada November ini. Pergantian tersebut dilakukan secara natural hingga semua tabung biru habis di pasaran.

Melalui pergantian ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan Pertamina untuk masyarakat, terutama terkait kebutuhan gas rumah tangga.

Pada dasarnya tabung Elpiji 12 kg berwarna biru dengan Bright Gas pink memiliki isi tabung yang sama. Harganya pun tetap sama.

Artikel mengenai pertukaran tabung gas ini menjadi salah satu berita yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Kamis 12 November 2020:

1. Enggak Pakai Ribet, Begini Cara Tukar Tabung Biru Elpiji 12 Kg ke Bright Gas

PT Pertamina tengah melakukan pergantian tabung produk Elpiji 12 kg berwarna biru ke Bright Gas berwarna pink.

Tujuannya untuk memberlakukan satu merek dagang untuk produk LPG 12 kg. Saat ini Pertamina memiliki dua merek dagang atas produk tersebut, yakni Elpiji Tabung biru dan Bright Gas tabung pink.

Lantas bagaimana cara menukar tabung gas tersebut? Caranya sangat mudah.

Simak artikel selengkapnya di sini

2. Harga Emas Melonjak 1 Persen

Ilustrasi Logam Mulia (iStockphoto)
Ilustrasi Logam Mulia (iStockphoto)

Harga emas naik 1 persen pada hari Selasa, menyusul penurunan tajam di sesi terakhir, karena fokus kembali ke kemungkinan lebih banyak stimulus moneter untuk menghidupkan kembali ekonomi global yang masih belum pulih dari pandemi Covid-19.

Dikutip dari CNBC, Rabu (11/11/2020), harga emas di pasar spot naik 1,1 persen menjadi USD 1.881,39 per ounce. Sementara emas berjangka AS naik 1,3 persen pada USD 1.878,70.

Harga merosot sebanyak 5,2 persen pada hari Senin setelah pembuat obat AS Pfizer Inc mengatakan vaksin Covid-19 eksperimentalnya lebih dari 90 persen efektif berdasarkan hasil uji coba awal.

Simak artikel selengkapnya di sini

3. Daftar Perusahaan Pelat Merah yang Bakal Masuk Holding BUMN Pariwisata

Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)
Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menggodok pembentukan induk usaha BUMN sektor pariwisata (holding BUMN pariwisata). Langkah ini sebagai salah satu cara pemulihan ekonomi nasional khususnya sektor pariwisata.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga menjelaskan, beberapa BUMN yang bergerak di sektor pariwisata akan dijadikan satu rumah untuk menggerakkan perekonomian nasional.

"Untuk di pariwisata, salah satunya dibentuk holding BUMN pariwisata," kata Arya.

Simak artikel selengkapnya di sini