Top 3: Daftar Menteri dengan Kinerja Paling Memuaskan

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan riset, Alvara Strategi Indonesia melalui Alvara Research Center merilis hasil survei kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju pada 100 hari kerja Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. 

Hasil survei ini menggunakan skala 1 atau sangat tidak puas sekali sampai skala 6 atau sangat puas sekali. Sehingga diperoleh Top 10 Menteri yang menonjol dengan persepsi kinerja yang memuaskan publik.

Artikel mengenai kinerja para menteri ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Jumat 14 Februari 2020:

1. Daftar 10 Menteri dengan Kinerja Paling Memuaskan, Siapa Saja?

Perusahaan riset, Alvara Strategi Indonesia melalui Alvara Research Center merilis hasil survei kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju pada 100 hari kerja Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. 

Hasil survei ini menggunakan skala 1 atau sangat tidak puas sekali sampai skala 6 atau sangat puas sekali. Sehingga diperoleh Top 10 Menteri yang menonjol dengan persepsi kinerja yang memuaskan publik.

"Menteri-menteri dari kalangan professional lebih mendapat apresiasi dari publik, terbukti dengan hampir semua 10 menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi berasal dari kalangan profesional,” ujar Founder dan CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Dari hasil survei tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berada di urutan pertama sebagai menteri dengan kinerja yang paling memuaskan publik dengan nilai 4,02.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Cek di Sini, BUMN Hutama Karya Buka Lowongan Kerja Terbaru

Direktur Keuangan PT Hutama Karya Anis Anjayani, Dir. Perumusan Kebijakan dan Evaluasi Kemen PUPR Herry Trisaputra Zuna dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Brahmantio Isdijoso berbincang saat melihat jalan tol Trans Sumatera.(Liputan6.com/HO/Eko)

Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam industri jasa konstruksi dan bertransformasi menjadi Badan Usaha Jalan Tol di Indonesia, yakni PT Hutama Karya (Persero) kembali membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, Hutama Karya membuka lowongan kerja untuk menjadi Professional Hire : IT Strategic & Compliance Manager. Pendaftaran lowongan kerja dibuka mulai tanggal 4 sampai 16 Februari 2020.

Sekadar informasi, Hutama Karya bergerak dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Salah satunya mengembangkan Jalan Tol Trans-Sumatera penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) kedua terbesar bagi Indonesia yang langsung ditugaskan oleh Pemerintah.

Hutama Karya tidak hanya bekerja pada industri jasa konstruksi saja, melainkan juga telah maju menuju energi, EPC, dan industri manufaktur. Bisnis divisi EPC adalah pembangkit listrik, EPC sipil, minyak dan gas serta industri.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. YIA Jadi Bandara Pertama di Indonesia yang Miliki Sistem Deteksi Gempa dan Tsunami

Banner Infografis Bandara Baru Yogyakarta Segera Beroperasi. (Liputan6.com/Triyasni)

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyebut Bandara Udara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, Yogyakarta merupakan bandara pertama yang didukung sistem terpadu mengantisipasi potensi gempa dan tsunami serta cuaca ekstrem.

"Jadi hari ini kita meninjau titik mana pada lantai yang mana, dinding yang mana alat itu harus dipasang. Sehingga nanti semua bisa melihat jika ada gempa langsung bisa terbaca pada layar, berpotensi tsunami atau tidak. Sehingga nanti bisa dilakukan langkah-langkah respons lanjut," kata Dwikorita melalui keterangan tertulisnya, Kamis (13/2/2020).

BMKG sendiri memiliki fasilitas alat pemantau kondisi cuaca di YIA. Sementara sistem pengamatan gempa bumi dan peringatan dini tsunami bandara saat ini sedang memasuki tahap akhir pemasangan.

Sebelumnya BMKG meninjau bandara baru tersebut pada Senin (10/2/2020) lalu. Dwikorita menegaskan peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan alat yang dipasang berada di lokasi yang tepat. Adapun alat yang sudah terpasang di tempat sementara nantinya dipindahkan ke bangunan baru yang dipadukan dengan kebutuhan stasiun meteorologi penerbangan di Bandara YIA.

Baca artikel selengkapnya di sini

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: