Top 3: Ekonomi Arab Saudi Bangkit Berkat Sukses Tangani COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Riyadh - IMF memuji Arab Saudi karena menangani COVID-19 dengan respons yang tegas dan cepat, alhasil ekonomi mereka ikut pulih. Sektor swasta juga diprediksi memimpin perbaikan ekonomi di Saudi.

Komentar positif IMF kepada Arab Saudi menjadi berita terpopuler di kanal global Liputan6.com pada Sabtu (10/7/2021).

Berita lain yang populer masih terkait COVID-19. Mulai dari tingginya kasus di Indonesia, serta lemahnya vaksin Sinovac melawan varian Gamma dari Brasil.

Berikut daftar artikelnya:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

1. Pemulihan Ekonomi Arab Saudi

Penumpang memasuki Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, Senin (177/5/2021). Warga Saudi yang telah menerima vaksinasi Covid-19 diizinkan bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya sejak Maret 2020 menyusul dicabutnya larangan perjalanan. (AP Photo/Amr Nabil)
Penumpang memasuki Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, Senin (177/5/2021). Warga Saudi yang telah menerima vaksinasi Covid-19 diizinkan bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya sejak Maret 2020 menyusul dicabutnya larangan perjalanan. (AP Photo/Amr Nabil)

IMF menyebut ekonomi Arab Saudi pada 2021 akan membaik dari dampak pandemi COVID-19. Pertumbuhan sektor non-minyak juga tumuh 4,3 persen.

Dilaporkan Saudi Gazette, Jumat (9/7), IMF memuji respons cepat dan tegas pemerintah Saudi terhadap COVID-19, serta dengan membantu meringankan dampaknya ke masyarakat dan perusahaan.

Baca selengkapnya...

2. Kasus COVID-19 di Indonesia

Seorang pasien virus corona COVID-19 terlihat menggunakan oksigen di unit perawatan intensif (ICU) di sebuah rumah sakit di Lhokseumawe, Aceh, Selasa (7/7/2021). Indonesia memperluas pembatasan untuk memerangi gelombang virus corona COVID-19 yang mematikan. (Azwar Ipank/AFP)
Seorang pasien virus corona COVID-19 terlihat menggunakan oksigen di unit perawatan intensif (ICU) di sebuah rumah sakit di Lhokseumawe, Aceh, Selasa (7/7/2021). Indonesia memperluas pembatasan untuk memerangi gelombang virus corona COVID-19 yang mematikan. (Azwar Ipank/AFP)

Kasus COVID-19 dunia tercatat terus bertambah dari hari ke hari. Per Jumat (9/7/2021), sudah 185.573.594. Dengan angka kematian mencapai 4.010.729 dan vaksinasi yang terdata mencapai 3.356.247.321.

Demikian menurut data yang dikumpulkan Johns Hopkins University. Amerika Serikat masih menduduki puncak kasus COVID-19, dan Indonesia di urutan ke-16.

Baca selengkapnya...

3. Vaksin Sinovac Tak Kuat Lawan Varian Gamma

Petugas medis menunjukkan jarum suntik dan vaksin Covid-19 di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021). Kementerian Kesehatan memulai vaksinasi Sinovac untuk tenaga kesehatan di atas 60 tahun setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan vaksin untuk lansia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Petugas medis menunjukkan jarum suntik dan vaksin Covid-19 di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021). Kementerian Kesehatan memulai vaksinasi Sinovac untuk tenaga kesehatan di atas 60 tahun setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan vaksin untuk lansia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Vaksin COVID-19 Sinovac, 'alat' utama dalam perang Brasil melawan pandemi, dianggap kurang efektif terhadap varian Gamma yang pertama kali terdeteksi di negara Amerika Selatan tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa antibodi yang dihasilkan oleh vaksin bekerja kurang baik terhadap varian Gamma, demikian dikutip dari laman Channel News Asia, Jumat (9/7).

Infografis COVID-19:

Infografis Harga Eceran Tertinggi Obat dalam Masa Pandemi Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Harga Eceran Tertinggi Obat dalam Masa Pandemi Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel