Top 3: Gempa dan Tsunami Turki Jadi Sorotan Dunia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah pandemi COVID-19, Turki diguncang gempa yang mengakibatkan tsunami kecil. Gempa terjadi di Provinsi Izmir pukul 14:50 pada Jumat 30 Oktober 2020 waktu setempat.

Hingga berita ini ditulis, pencarian korban masih dilakukan di Turki, terutama yang tertimbun reruntuhan gedung. Pemerintah mengirim bantuan dengan dibantun oleh relawan dan Bulan Sabit Merah.

Gempa di Turki disorot oleh dunia. Di media sosial, netizen mengirimkan dukungan lewat tagar #PrayForTurki.

Duka yang dialami Turki juga menjadi kabar yang paling dicari di kanal global Liputan6.com pada Sabtu (31/10/2020.

Selain itu, ada berita headline terkait kasus terorisme di Prancis dan implikasinya terhadap multikulturalisme. Pakar Timur Tengah mendorong adanya dialog budaya dan peradaban.

Berikut daftar beritanya:

1. Gempa dan Tsunami Turki

Anggota layanan penyelamatan mencari orang-orang yang selamat di puing-puing bangunan yang runtuh di Izmir, Turki, Sabtu (31/10/2020). Gempa bumi yang kuat melanda pada hari Jumat di Laut Aegea antara pantai Turki dan pulau Samos di Yunani, menewaskan beberapa orang. (AP Photo/Emrah Gurel)
Anggota layanan penyelamatan mencari orang-orang yang selamat di puing-puing bangunan yang runtuh di Izmir, Turki, Sabtu (31/10/2020). Gempa bumi yang kuat melanda pada hari Jumat di Laut Aegea antara pantai Turki dan pulau Samos di Yunani, menewaskan beberapa orang. (AP Photo/Emrah Gurel)

Turki mengalami gempa dan tsunami pada Jumat sore kemarin waktu setempat. Warga membagikan video-video bencana ini di media sosial.

Pada video yang beredar, tampak warga berlari menjauh dari pantai. Ada juga warga yang mengungsi di lantai dua rumahnya sementara air mengalir deras di bawah.

Baca selengkapnya...

2. HEADLINE: Teror Mencekam di Notre-Dame, Runtuhnya Multikulturalisme Prancis?

Orang-orang berjalan-jalan di Lille, Prancis, Jumat (16/10/2020). Prancis mengerahkan 12.000 polisi untuk memberlakukan jam malam baru mulai Jumat malam hingga bulan depan untuk memperlambat penyebaran COVID-19. (AP Photo/Michel Spingler)
Orang-orang berjalan-jalan di Lille, Prancis, Jumat (16/10/2020). Prancis mengerahkan 12.000 polisi untuk memberlakukan jam malam baru mulai Jumat malam hingga bulan depan untuk memperlambat penyebaran COVID-19. (AP Photo/Michel Spingler)

Penggambaran Nabi Muhammad secara luas dianggap tabu dalam Islam dan menyinggung banyak umat Muslim. Tetapi sekularisme negara atau laïcité yang merupakan pusat identitas nasional Prancis, menilai bahwa pembatasan kebebasan berekspresi untuk melindungi perasaan satu komunitas tertentu dapat merusak persatuan.

Merespons pernyataan Macron, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta masyarakat Turki untuk memboikot barang-barang Prancis di tengah pertikaian atas sikap Prancis yang lebih keras terhadap Islam radikal.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi, ia mendesak para pemimpin dunia untuk melindungi Muslim "jika ada penindasan terhadap Muslim di Prancis." Erdogan dengan marah telah mengkritik Presiden Prancis Emmanuel Macron karena berjanji untuk membela sekularisme melawan Islam radikal.

Baca selengkapnya...

3. Detik-Detik Pria Saudi Ditangkap Usai Menabrakkan Mobil ke Masjidil Haram

Pengemudi menabrakkan mobil ke Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi (Twitter / @makkahregion)
Pengemudi menabrakkan mobil ke Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi (Twitter / @makkahregion)

Otoritas Arab Saudi menangkap seorang pria yang menabrakkan mobilnya ke salah satu gerbang Masjidil Haram di Mekah, kantor berita Arab Saudi SPA melaporkan pada Jumat 30 Oktober 2020.

Juru bicara gubernur wilayah Mekah, Sultan al-Dosari mengatakan hal itu pada pukul 10.30 malam waktu setempat, di mana aparat keamanan di Mekah menanggapi sebuah kecelakaan di mana sebuah mobil menabrak salah satu gerbang masuk Masjidil Haram, demikian seperti dikutip dari Al Arabiya.

Baca selengkapnya...

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: