Top 3: Gerai Giant Tutup Juli 2021, Kinerja Hero Supermarket Bikin Penasaran

·Bacaan 2 menit
Konsumen memilih barang kebutuhan di salah satu gerai supermarket Giant di Jakarta, Kamis (4/3/2021). Persaingan bisnis ritel makanan dan pandemi yang berkepanjangan membuat store Giant tutup satu per satu. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengumumkan fokus untuk mengembangkan bisnis ke merek dagang IKEA, Guardian dan Hero Supermarket. Langkah ini diambil perseroan seiring potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.

"Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia; sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," ujar Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Patrick Lindvall dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 25 Mei 2021.

Patrick menuturkan, pihaknya tetap meyakini sektor peralatan rumah tangga, kesehatan dan kecantikan, serta keperluan sehari-hari untuk kelas atas memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi.

Artikel seluruh gerai Giant tutup Juli 2021, begini kinerja Hero Supermarket menyita perhatian pembaca di saham.

Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Rabu, (26/5/2021):

1.Seluruh Gerai Giant Tutup Juli 2021, Begini Kinerja Hero Supermarket

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengumumkan fokus untuk mengembangkan bisnis ke merek dagang IKEA, Guardian dan Hero Supermarket. Langkah ini diambil perseroan seiring potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.

"Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia; sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," ujar Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Patrick Lindvall dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 25 Mei 2021.

Patrick menuturkan, pihaknya tetap meyakini sektor peralatan rumah tangga, kesehatan dan kecantikan, serta keperluan sehari-hari untuk kelas atas memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Investor Kripto Minta Elon Musk Berhenti “Berkicau”, Ada Apa?

Harga bitcoin, dogecoin, dan mata uang digital lainnya telah anjlok lebih dari 40 persen dalam beberapa pekan terakhir. Meskipun Elon Musk bukan satu-satunya yang mendalangi kejatuhan itu, tetapi ia jelas memiliki andil yang signifikan.

Mulai dari penampilannya di ‘Saturday Night Live’ dan melontarkan candaan dogecoin adalah sebuah ‘hiruk pikuk’. Kemudian Elon Musk juga menyatakan penambangan bitcoin mungkin tidak bagus untuk lingkungan.

Dilansir dari CNN, Selasa, 25 Mei 2021, penggemar Bitcoin (XBT) bosan dengan tingkah Musk yang memiliki begitu banyak pengaruh terhadap pergerakan harga jangka pendek hampir di semua mata uang kripto.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Multipolar Resmi Investasi di Ruangguru, Ini Alasannya

PT Multipolar Tbk (MLPL) telah menyuntikan dana ke salah satu platform belajar digital, yakni Ruangguru.

Namun, Direktur PT Multipolar Tbk Agus Arismunandar enggan menyebutkan secara detail, dana yang disuntik perusahaan untuk Ruangguru.

"Iya, betul kami memiliki investasi di Ruangguru, tapi belum bisa bicara soal nilai," katanya secara virtual, Selasa, 25 Mei 2021.

Selain Ruangguru, Agus juga menuturkan terdapat beberapa perusahaan di sektor digital yang juga menjadi target investasi, salah satunya Klinik Pintar.

Berita selengkapnya baca di sini

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini