Top 3: Gurita Bisnis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pasangan suami-istri Nia Ramadhani dan Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardi Bakrie terjerat kasus penyalahgunaan sabu.

Penangkapan terhadap Nia Ramadhani dilakukan tim reserse narkotika Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu sore 7 Juli 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.

Polisi menyebut, Ardi menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat saat mengetahui istrinya, Nia Ramadhani ditangkap.

Seperti diketahui, Ardi Bakrie dikenal sebagai satu di antara ketiga anak konglomerat besar Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati. Dia merupakan generasi ketiga dari kelompok usaha Bakrie Group.

Artikel mengenai bisnis yang dimiliki oleh Ardi Bakrie ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Jumat 9 Juli 2021:

1. Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap, Intip Gurita Bisnisnya

Pasangan Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani ditangkap polisi karena diduga menggunakan narkoba. Keduanya selama ini dikenal sebagai pesohor dan pebisnis.

Seperti diketahui, seperti dirangkum Liputan6.com, Rabu (8/7/2021), Ardi Bakrie dikenal sebagai satu di antara ketiga anak konglomerat besar Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati. Dia merupakan generasi ketiga dari kelompok usaha Bakrie Group.

Mengutip akun LinkedIn miliknya, pria bernama lengkap Anindra Ardiansyah Bakrie ini menjabat sebagai CEO stasiun televisi swasta, TvOne.

Simak berita selengkapnya di sini

2. Terbongkar, Penyebab Nelayan Sulit Dapat BBM Bersubsidi

Penurunan harga BBM yang dilakukan oleh pemerintah disambut baik oleh para nelayan di pantai utara.
Penurunan harga BBM yang dilakukan oleh pemerintah disambut baik oleh para nelayan di pantai utara.

Sekretaris Jenderal Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Iing Rohimin mengatakan berdasarkan hasil survei KNTI tercatat 82,8 responden nelayan tidak memiliki akses terhadap BBM bersubsidi.

“Secara gambaran umum bisa saya sampaikan bahwa data yang kita peroleh 82,8 persen itu nelayan kita tidak bisa mengakses BBM bersubsidi,” kata Iing dalam diskusi KNTI, Kamis (8/7/2021).

Dia menjelaskan alasan para nelayan tidak memiliki akses BBM bersubsidi, dikarenakan sebanyak 38,4 nelayan tradisional Indonesia ternyata tidak memiliki surat rekomendasi untuk membeli BBM bersubsidi.

Simak berita selengkapnya di sini

3. Erick Thohir Targetkan Proyek Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Selesai Sebelum 2022

Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan paparan dalam rapat dengan Panitia Kerja (Panja) DPR RI untuk skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/1/2020). Erick Thohir diundang untuk membahas penyelesaian sengkarut Jiwasraya. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan paparan dalam rapat dengan Panitia Kerja (Panja) DPR RI untuk skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/1/2020). Erick Thohir diundang untuk membahas penyelesaian sengkarut Jiwasraya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan Proyek Lintas Rel Terpadu atau LRT Jabodebek, dan proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) rampung tahun ini atau sebelum 2022. Progres kedua proyek ini masing-masing sebesar 80 persen dan 78 persen.

"Untuk LRT dan percepatan KCIC, LRT sudah sampai 80 persen, KCIC 74-78 persen," ujarnya saat rapat bersama DPR, Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Erick Thohir mengatakan, banyak pihak sempat mempertanyakan keberhasilan pengerjaan proyek besar ini. Namun pihaknya, akan terus mengoptimalkan pengerjaan progres kereta cepat dan LRT tersebut.

Simak berita selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel