Top 3: Kasus COVID-19 di Tokyo Bakal Melonjak karena Liburan Tahun Baru 2021 Jadi Sorotan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Kasus Virus Corona COVID-19 di Tokyo, Jepang diperkirakan melonjak karena liburan Tahun Baru 2021.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com mengawali Tahun Baru 2021 , Jumat (1/1/2021).

Berita populer lainnya adalah malam Tahun Baru 2021 di Australia yang tak semeriah biasanya, dan bagaimana perayaan itu berlangsung di tengah pandemi Virus Corona COVID-19.

Adapun berita yang paling disorot lainnya, yakni tentang Amerika Serikat yang kembali menemukan kasus varian baru COVID-19 dari Inggris.

Kali Ini, kasus infeksi varian baru COVID-19 itu ditemukan di California.

Berikut ini artikel terpopuler kanal Global dalam Top 3 Global Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

1. Kasus COVID-19 di Tokyo Diperkirakan Melonjak karena Liburan Tahun Baru 2021

Orang-orang membeli makanan dan perlengkapan untuk merayakan Tahun Baru di distrik perbelanjaan Ueno di Tokyo, Selasa (29/12/2020). Tokyo melaporkan peningkatan kasus virus corona menjelang musim libur tahun baru, dimana biasanya masyarakat yang tinggal di ibu kota akan mudik. (Kazuhiro NOGI/AFP)
Orang-orang membeli makanan dan perlengkapan untuk merayakan Tahun Baru di distrik perbelanjaan Ueno di Tokyo, Selasa (29/12/2020). Tokyo melaporkan peningkatan kasus virus corona menjelang musim libur tahun baru, dimana biasanya masyarakat yang tinggal di ibu kota akan mudik. (Kazuhiro NOGI/AFP)

Memasuki masa liburan Tahun Baru 2021, wabah Virus Corona di Tokyo, Jepang, semakin parah dan bisa saja meledak dalam beberapa hari ke depan. Jutaan orang Jepang biasanya bepergian saat liburan tahun baru.

Tokyo mencatat 944 kasus baru COVID-19 pada Rabu 30 Desember, tepat di bawah rekor 949 pada Sabtu. Para ahli medis memperingatkan bahwa jika wabah tersebut tidak dicegah, maka Tokyo bakal segera menyaksikan lebih dari 1.000 kasus baru setiap harinya.

"Tolong dahulukan nyawa daripada kesenangan," kata Gubernur Tokyo Yuriko Koike, meminta masyarakat agar di rumah selama mungkin saat liburan.

Baca selengkapnya....

2. Malam Tahun Baru 2021 Australia Tak Semeriah Biasa, Begini Perayaan Saat Pandemi Corona COVID-19

Ilustrasi Foto Pergantian Tahun atau Tahun Baru (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Pergantian Tahun atau Tahun Baru (iStockphoto)

Tahun 2020 merupakan tahun yang berat dan menantang. Tak hanya bagi warga Indonesia, tapi juga banyak negara termasuk Australia.

Negeri Kanguru mengawali tahun 2020 dengan bencana kebakaran hutan yang merusak rumah-rumah warga. Bahkan membakar lebih dari 170.000 kilometer persegi tanah. Kemudian disusul dengan pandemi Virus Corona COVID-19, yang membunuh ratusan orang dan membuat banyak warga, khususnya di kota Melbourne, hidup dalam kondisi lockdown yang termasuk paling ketat di dunia.

Karenanya perayaan menyambut tahun 2021 di tengah pandemi pun dilakukan berbeda. Mungkin tak semeriah biasanya, sebab pandemi COVID-19 belum juga berakhir.

Baca selengkapnya....

3. AS Kembali Temukan Kasus Corona Varian Baru dari Inggris, Kali Ini di California

Pengemudi mengantre untuk tes mandiri COVID-19 gratis di Stadion Dodger, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Kamis (12/11/2020). California menjadi negara bagian kedua selain Texas yang mencatat 1 juta kasus infeksi virus corona COVID-19. (AP Photo/Damian Dovarganes)
Pengemudi mengantre untuk tes mandiri COVID-19 gratis di Stadion Dodger, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Kamis (12/11/2020). California menjadi negara bagian kedua selain Texas yang mencatat 1 juta kasus infeksi virus corona COVID-19. (AP Photo/Damian Dovarganes)

California pada Rabu 30 Desember 2020 mengumumkan kasus kedua yang dikonfirmasi di Amerika Serikat dari mutasi virus corona Inggris, dan menawarkan indikasi kuat bahwa infeksi menyebar lebih luas di Amerika Serikat.

Gubernur setempat, Gavin Newsom mengumumkan infeksi yang ditemukan di California Selatan selama percakapannya dengan Dr Anthony Fauci, kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular. Demikian seperti mengutip Channel News Asia, Kamis (31/12/2020).

"Saya tidak berpikir orang California harus berpikir bahwa ini aneh. Seperti yang diperkirakan," kata Fauci.

Baca selengkapnya....

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Berikut Ini: