Top 3: Kecanggihan KRI Rigel yang Temukan Sriwijaya Air SJ182

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - TNI Angkatan Laut ikut membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. TNI AL pun mengerahkan sejumlah kapal, salah satunya KRI Rigel.

Sejumlah kecanggihan dimiliki oleh KRI ini. KRI Rigel merupakan kapal jenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV) dengan peralatan survei canggih di antaranya Side Scan Sonar, Automatic Weather Station, Echosounder Multibeam laut dalam dan Singlebeam, Peralatan Conductivity Temperatureand Depth (CTD), serta Gravity Cores.

Selain itu, KRI ini dilengkapi peralatan Autonomous Underwater Vehicle (AUV). Peralatan ini berfungsi untuk kegiatan pencitraan bawah laut hingga kedalaman seribu meter.

Kecanggihann KRI Rigel ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Rabu 12 Januari 2021:

1. Mengenal KRI Rigel, Kapal Tercanggih Asia yang Temukan Sriwijaya Air SJ182

Kapal TNI AL mencari bangkai pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di laut utara Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). TNI AL mengerahkan KRI Rigel-933 untuk melakukan pencarian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kapal TNI AL mencari bangkai pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di laut utara Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). TNI AL mengerahkan KRI Rigel-933 untuk melakukan pencarian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

TNI AL kembali menjadi pihak yang berperan penting dalam pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di peraira Kepulauan Seribu. Selain menerjunkan para pasukan khusus penyelemanya, TNI AL juga melibatkan sejumlah KRI.

Yang menjadi sorotan adalah KRI Rigel yang berhasil menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat.

Bahkan, KRI Rigel juga mendeteksi dua titik sinyal yang diduga berasal dari kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air SJ182. Ini bukan pertama kali KRI Rigel berhasil temukan titik pesawat yang jatuh di perairan.

Pada Oktober 2018, KRI Rigel juga menjadi tokoh utama dalam penemuan lokasi jatunya Lion Air JT610 di perairan Karawang.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Siapa Minat, PT Wings Surya Buka Lowongan Kerja Gede-gedean

Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)

PT Wings Surya, merupakan salah satu perusahaan penghasil produk-produk rumah tangga dan pemeliharaan kesehatan diri terkemuka di Indonesia. Wings kini tengah membuka lowongan kerja di berbagai posisi.

Dilansir dari situs resminya, Selasa (12/01/2021) lowongan yang dibuka terdapat pada 8 bidang pekerjaan, yaitu Engineering dan Production, Supply Chain dan Purchasing, Finance dan Accounting, Information Technology, HRD, Legal dan GA, Administrative Support, Sales dan Marketing, serta Distribution.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Harga Rapid Test Masih Beragam, DPR: Jangan Berbisnis dengan Rakyat

Calon penumpang mengikuti rapid test antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Rapid test tersebut dilakukan untuk melengkapi syarat perjalanan untuk menggunakan layanan kereta api.  (Liputan6.com/Johan Tallo)
Calon penumpang mengikuti rapid test antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Rapid test tersebut dilakukan untuk melengkapi syarat perjalanan untuk menggunakan layanan kereta api. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Anggota Komisi IX dari Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning, menegaskan agar pemerintah tidak berbisnis dengan rakyatnya. Hal ini disebab beberapa kejadian yang memperlihatkan layanan kesehatan selama pandemi Covid-19 tampak seperti diperdagangkan.

Salah satu yang ia soroti adalah belum ada patokan harga tertinggi untuk rapid test atau swab di Indonesia.

"Harganya berbeda-beda. Pola kesehatan tampak seperti untuk dagang. Negara tidak boleh berbisnis dengan rakyatnya dengan alasan apapun," ungkap Ribka dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan RI, BPOM, dan Bio Farma pada Selasa (12/1/2021).

Baca artikel selengkapnya di sini