Top 3: Kekerasan Terhadap Warga Asia di AS Kian Meningkat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Amerika Serikat sedang menyaksikan meningkatnya kekerasan kepada warga keturunan Asia. Kasus penyerangan terutama sedang meningkat di daerah Bay Area (California) dan New York.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York sampai memberikan arahan kepada WNI untuk mengantisipasi serangan bernuansa rasial. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) juga telah memberikan respons.

Artikel mengenai kekerasan terhadap warga Asia menjadi sorotan pembaca Liputan6.com pada Rabu (24/3/2021).

Kabar lainnya yang disorot terkait sanksi Uni Eropa ke China dan Myanmar, serta penembakan di supermarket Colorado yang merenggut nyawa 10 orang.

Berikut artikelnya:

1. Kekerasan Rasial Anti-Asia Meningkat di AS, Begini Langkah Kemlu

Ilustrasi Chinatown, New York City (unsplash)
Ilustrasi Chinatown, New York City (unsplash)

Kekerasan bermotif rasial terhadap komunitas Asia di Amerika Serikat telah meningkat dalam setahun terakhir. Kasus serangan fisik dan pelecehan terhadap orang-orang keturunan Asia telah mengalami peningkatan drastis terutama di antara kaum wanita dan orangtua.

Menanggapi hal ini, pemerintah Indonesia tidak lantas diam. Pihak Kemlu, melalui KBRI dan KJRI yang tersebar, terus memberikan perlindungan terhadap WNI di sana.

Baca selengkapnya...

2. Uni Eropa Lancarkan Sanksi ke Berbagai Negara

Pengunjuk rasa anti kudeta menguji senjata rakitan yang dibuat untuk berperang dengan pasukan keamanan pemerintah di Yangon, Myanmar, Rabu (17/3/2021). Demonstrasi menentang kudeta militer Myanmar terus berlangsung dan mendapat tindakan keras oleh pasukan keamanan. (AP Photo)
Pengunjuk rasa anti kudeta menguji senjata rakitan yang dibuat untuk berperang dengan pasukan keamanan pemerintah di Yangon, Myanmar, Rabu (17/3/2021). Demonstrasi menentang kudeta militer Myanmar terus berlangsung dan mendapat tindakan keras oleh pasukan keamanan. (AP Photo)

Pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussel pada Senin (22/3) menyetujui sanksi atas pelanggaran di China, Myanmar dan Rusia, karena blok itu memperluas langkah-langkah yang menargetkan pelanggaran hak global.

Ke-27 negara itu akan menempatkan empat pejabat China dan satu entitas yang dikelola negara dalam daftar hitam atas tindakan keras Beijing terhadap minoritas Uighur setelah duta besar memberikan lampu hijau pekan lalu.

Baca selengkapnya...

3. Insiden Penembakan Tewaskan 10 Orang di Colorado, WNI Aman

Seorang warga menyalakan lilin nazar ke tempat dengan salib bertuliskan nama-nama korban di luar tempat parkir tempat penembakan massal terjadi sehari sebelumnya di toko kelontong King Soopers di Boulder, Colorado (23/3/2021). (AP Photo/David Zalubowski)
Seorang warga menyalakan lilin nazar ke tempat dengan salib bertuliskan nama-nama korban di luar tempat parkir tempat penembakan massal terjadi sehari sebelumnya di toko kelontong King Soopers di Boulder, Colorado (23/3/2021). (AP Photo/David Zalubowski)

Insiden penembakan yang terjadi di Colorado pada Senin, 22 Maret 2021 pukul 14.30 waktu setempat telah menewaskan 10 orang, termasuk seorang polisi.

Aksi penembakan tersebut terjadi di pusat perbelanjaan King Soopers di Kota Boulder, Colorado, Amerika Serikat. Bagaimana nasib WNI?

Baca selengkapnya...

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: