Top 3: Keputusan Benjamin Netanyahu Lanjutkan Serang Gaza

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Tel Aviv - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan terus melanjutkan serangan udara ke Gaza. Ia berkata pihak yang bersalah bukanlah Israel, melainkan pihak yang menyerang.

Selama konflik di Gaza memanas, pihak Israel Defence Forces (IDF) menyebut Hamas telah meluncurkan ratusan roket ke Israel. IDF membalas dengan menarget fasilitas-fasilitas milik Hamas.

Korban dari kalangan sipil pun berjatuhan, termasuk anak-anak.

Kabar terkait konflik Gaza menjadi sorotan pembaca kanal global Liputan6.com, Minggu (16/5/2021). Ada juga kabar inisiatif Prancis-Selandia Baru untuk melawan ekstrimisme online.

Berikut daftar berita terpopuler hari ini:

1. Netanyahu Lanjutkan Serangan

Gambar satelit yang dirilis oleh Maxar Technologies ini menunjukkan puing-puing Menara Hanadi setelah serangan Israel yang meruntuhkannya di Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina, Rabu (12/5/2021). Israel dan Palestina semakin dekat ke perang habis-habisan. (Maxar Technologies via AP)
Gambar satelit yang dirilis oleh Maxar Technologies ini menunjukkan puing-puing Menara Hanadi setelah serangan Israel yang meruntuhkannya di Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina, Rabu (12/5/2021). Israel dan Palestina semakin dekat ke perang habis-habisan. (Maxar Technologies via AP)

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menyalahkan Hamas karena memulai hampir seminggu permusuhan dengan menembakkan roket ke Israel, mengatakan pada Sabtu 15 Mei 2021 bahwa Israel akan terus menyerang di Jalur Gaza Palestina selama diperlukan dan melakukan yang terbaik untuk menghindari korban sipil.

"Pihak yang menanggung rasa bersalah atas konfrontasi ini bukanlah kita, itu adalah mereka yang menyerang kita," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi sebagaimana diwartakan Reuters, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (16/5/2021).

2. Gedung Kantor Berita AP dan Al Jazeera di Gaza Dihantam Misil Israel

Bola api meletus dari gedung yang menampung berbagai media internasional, termasuk The Associated Press, setelah serangan udara Israel di Kota Gaza, Sabtu (15/5/2021). Gedung tersebut juga menampung Al Jazeera dan sejumlah kantor serta apartemen. (Mahmud Hams /Pool Photo via AP)
Bola api meletus dari gedung yang menampung berbagai media internasional, termasuk The Associated Press, setelah serangan udara Israel di Kota Gaza, Sabtu (15/5/2021). Gedung tersebut juga menampung Al Jazeera dan sejumlah kantor serta apartemen. (Mahmud Hams /Pool Photo via AP)

Sebuah blok menara di Gaza Palestina yang menampung kantor Amerika Serikat Associated Press dan media Qatar Al Jazeera runtuh pada hari Sabtu 15 Mei 2021 waktu setempat setelah dihantam rudal Israel, kata seorang saksi sebagaimana diwartakan Reuters, dikutip CNBC (15/5/2021)

Pemilik gedung telah diperingatkan sebelum serangan rudal Israel yang akan datang, kata seorang wartawan Reuters, dan bangunan itu telah dievakuasi.

Baca selengkapnya...

3. Prancis-Selandia Baru Melawan Ekstremisme Online

Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) dan istrinya Brigitte Macron berdiri di depan makam Kaisar Prancis Napoleon (1769-1821) saat upacara peringatan 200 tahun kematiannya di Chapelle Saint-Jerome, Invalides, Paris, Prancis, Rabu (5/5/2021). (Christophe PETIT TESSON/POOL/AFP)
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) dan istrinya Brigitte Macron berdiri di depan makam Kaisar Prancis Napoleon (1769-1821) saat upacara peringatan 200 tahun kematiannya di Chapelle Saint-Jerome, Invalides, Paris, Prancis, Rabu (5/5/2021). (Christophe PETIT TESSON/POOL/AFP)

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyerukan untuk memajukan kampanye mereka dalam mengekang ekstremisme online.

Inisiatif ini diluncurkan untuk melawan meningkatnya penggunaan media sosial oleh para ekstremis.

Baca selengkapnya...