Top 3: Mantan Ketua Kadin Jadi Dubes Indonesia untuk AS

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Umum kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengundurkan diri dari posisi Presiden Komisaris PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Pengunduran diri ini terkait dengan tugas baru yang diberikan kepada dirinya. Rosan mendapat mandat dari Pemerintah Republik Indonesia untuk menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Artikel mengenai jabatan baru Rosan Roeslani ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Kamis 26 Agustus 2021:

1. Rosan P Roeslani, Mantan Ketua Umum Kadin Jadi Dubes AS

Mantan Ketua Umum kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani diangkat menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS). Hal ini diketahui dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/8/2021).

Dalam surat keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang merupakan perusahaan induk pertambangan, tertulis bahwa Presiden Komisaris Perseroan yakni Rosan Roeslani mengundurkan diri.

Simak artikel selengkapnya di sini

2. Bocoran UMP 2022, Bagaimana Perhitungannya?

Besaran Kenaikan UMP 2017 yang Berbeda (Liputan6.com/Trie yas)
Besaran Kenaikan UMP 2017 yang Berbeda (Liputan6.com/Trie yas)

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) mulai mengkaji penyusunan Upah Minimum tahun 2022.

Pengkajian dilakukan melalui Forum Koordinasi Persiapan Penetapan Upah Minimum Tahun 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, pada Selasa sampai dengan Rabu (24 s.d 25/8/2021).

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menyatakan bahwa kebijakan pengupahan menjadi program strategis nasional. Hal itu setelah diberlakukannya PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan sebagai turunan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja.

Simak artikel selengkapnya di sini

3. 4 Alasan Jangan Pernah Cetak Kartu Vaksin Covid-19

Pekerja swasta menerima kartu Status Pemberian Vaksinasi saat mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong di Sudirman Park Mall, Jakarta, Rabu (19/5/2021). Vaksin yang disuntikkan dalam program Vaksinasi Gotong Royong adalah Sinovam. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pekerja swasta menerima kartu Status Pemberian Vaksinasi saat mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong di Sudirman Park Mall, Jakarta, Rabu (19/5/2021). Vaksin yang disuntikkan dalam program Vaksinasi Gotong Royong adalah Sinovam. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Program vaksinasi yang sudah dijalankan sejak awal tahun 2021 telah berlangsung hingga sekarang. Di Indonesia sendiri, pemerintah memberikan bukti vaksinasi dosis pertama dan kedua dengan berupa sertifikat atau kartu vaksin Covid-19.

Sertifikat dapat diunduh secara publik dengan mengakses lama pedulilindungi.id. Namun, belakangan ini muncul fenomena jasa cetak kartu vaksin. Kemudahan tersebut disuguhkan ke masyarakat sehingga menerima jumlah permintaan yang cukup besar.

Kartu yang dicetak berupa kartu ATM atau kartu KTP yang tersedia di media sosial atau e-commerce. Penyedia jasa dilakukan untuk memudahkan masyarakat memenuhi syarat perjalanan ataupun mengakses layanan publik.

Simak artikel selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel