Top 3: Mati Lampu Jakarta hingga Polemik Impor Beras

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sebagian wilayah DKI Jakarta dan Bekasi mengalami mati lampu pada pagi hari ini. Hal ini lantaran adanya gangguan listrik di Sub Sistem Bekasi Priok pada pukul 08.06 WIB.

Setidaknya ada bebrapa wilayah yang terdampak. Wilayah tersebut ada yang sudah kembali normal, ada ada yang masih mati lampu.

Artikel mengenai mati lampu wilayah Jakarta dan Bekasi ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu 28 Maret 2021:

1. Simak Daftar Wilayah Jakarta dan Bekasi yang Mati Lampu

Sebagian wilayah DKI Jakarta dan Bekasi mengalami mati lampu pada pagi hari ini. Hal ini lantaran adanya gangguan listrik di Sub Sistem Bekasi Priok pada pukul 08.06 WIB.

Setidaknya ada bebrapa wilayah yang terdampak. Wilayah tersebut ada yang sudah kembali normal, ada ada yang masih mati lampu.

"Dalam waktu kurang dari 15 menit, listrik di Dukuh Atas, Ancol, Angke, dan Kemayoran sudah normal kembali. Secara bertahap PLN juga menormalkan wilayah lain yang terdampak," tulis pengumuman PLN Disjaya seperti dikutip Liputan6.com, Sabtu (27/3/2021).

Adapun wilayah yang masih (mati lampu) hingga pukul 09.35 WIB yaitu: Gambir Baru, Harapan Indah, Kandang Sapi, Kelapa Gading, Pegangsaan, Penggilingan, Plumpang, Pulogadung, Pulomas, dan Bekasi.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Faisal Basri: Pak Jokowi, Ganti Saja Menteri yang Suka Impor

Pekerja menata susunan karung beras di Gudang Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, Kelapa Gading, Kamis (18/3/2021). Meski Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Mendag Muhammad Lutfi memerintahkan untuk impor 1 juta ton beras dikarenakan masih banyak stok di gudang. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pekerja menata susunan karung beras di Gudang Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, Kelapa Gading, Kamis (18/3/2021). Meski Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Mendag Muhammad Lutfi memerintahkan untuk impor 1 juta ton beras dikarenakan masih banyak stok di gudang. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Ekonom Senior Faisal Basri terus menyoroti isu impor beras yang dicanangkan pemerintah. Meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mendeklarasikan tak akan impor beras hingga Juni 2021, Faisal menilai wacana impor beras telah jadi permainan segelintir pejabat sejak periode sebelumnya.

Menurut dia, ada sebagian menteri yang lebih mengedepankan praktik percaloan dan menguntungkan segelintir orang dalam proyek impor beras ketimbang mengedepankan value creation.

"Bapak Presiden, ganti saja segera menteri-menteri Bapak yang gandrung mengimpor. Mereka mau gampangnya saja," tulis Faisal Basri dalam situs resmi miliknya, Sabtu (27/3/2021).

Faisal menyatakan, bukan kali ini saja mereka berulah. Dia lalu mengajak Jokowi mengingat kasus garam industri yang sempat memanas pada masa awal periode pemerintahannya.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Mudik Lebaran 2021: Sempat Wacana Diperbolehkan Namun Akhirnya Dilarang

Kendaraan pemudik melintas di ruas jalan tol Batang - Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). Memasuki H-3 Lebaran, kepolisian dan pengelola jalan tol masih memberlakukan jalan tol satu arah (One Way) dari Jakarta menuju Semarang yang terpantau ramai lancar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kendaraan pemudik melintas di ruas jalan tol Batang - Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). Memasuki H-3 Lebaran, kepolisian dan pengelola jalan tol masih memberlakukan jalan tol satu arah (One Way) dari Jakarta menuju Semarang yang terpantau ramai lancar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kebijakan mudik Lebaran 2021 akhirnya sudah pasti. Pasca silang pendapat terkait perizinannya, pemerintah akhirnya memutuskan untuk melarang mudik Lebaran 2021, dengan pertimbangan risiko penularan Covid-19.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sebelumnya sempat buka wacana jika pemerintah mengizinkan adanya perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Hal itu diungkapkannya saat menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI pada pertengahan Maret 2021 lalu.

"Terkait dengan mudik pada 2021, pada prinsipnya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak melarang," kata Menhub Budi Karya, dikutip Sabtu (27/3/2021).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) disebutnya telah mengeluarkan tujuh kebijakan penyelenggaraan angkutan Lebaran. Pertama, dengan terus mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) secara ketat mulai dari tempat keberangkatan sampai ke tempat kedatangan.

Baca artikel selengkapnya di sini

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: