Top 3 News: Anies Akui Jakarta Siaga Banjir, Tapi Bukan soal Upacara atau Siapkan Alat

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait pernyataan terkini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penanganan banjir Ibu Kota.

Salah satunya disampaikan Anies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) disebut terus bersiaga untuk mengantisipasi tiga penyebab banjir di Ibu Kota. Siaga yang dimaksud adalah menyiapkan sejumlah persiapan dan langkah antisipasi.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan evaluasi terkait apa saja yang telah dilakukan pada kejadian-kejadian sebelumnya.

Kemudian, viral di sosial media pernyataan Bupati Banyumas Achmad Husein soal operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Husein pun angkat bicara. Menurut dia, cuplikan video tersebut merupakan kegiatan diskusi dalam ranah tindak pencegahan yang diadakan oleh Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, bukan ranah penindakan.

Sehingga, Huesin pun merasa tidak perlu memberikan klarifikasi apapun meski videonya viral.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah penangkapan pria bertato di Pasar Tasik Gambir.

Dia digiring ke Polres Jakarta Pusat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah menipu seorang pengusaha pakaian muslim.

AR (30) bersama kawanannya menipu penjual pakaian muslim berinisial M dengan modus memanipulasi tanda bukti transfer seolah dia telah membayar barang pesanannya.

Untuk lebih jelasnya, berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu 14 November 2021:

1. Anies Baswedan: DKI Jakarta Siaga Banjir, Tapi Bukan soal Upacara atau Siapkan Alat

Gubernur Anies Baswedan memimpin apel siaga banjir bersama jajaran TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta. (Dok Humas Polda Metro Jaya)
Gubernur Anies Baswedan memimpin apel siaga banjir bersama jajaran TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta. (Dok Humas Polda Metro Jaya)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pemprov terus bersiaga untuk mengantisipasi tiga penyebab banjir di Ibu Kota. Siaga yang dimaksud adalah menyiapkan sejumlah persiapan dan langkah antisipasi.

"Siaga bukan soal upacara, siaga bukan soal menyiapkan alat-alat. Siaga adalah soal antisipasi untuk menyelamatkan dan itu artinya lokasinya langkahnya pikirkan dari awal, tiga front ini disiapkan pesisir pantai di tengah kota dan kawasan kanan kiri sungai karena kita akan berhadapan dengan tiga front secara bersamaan," kata Anies di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu 14 November 2021.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, pemprov terus melakukan evaluasi terkait apa saja yang telah dilakukan pada kejadian-kejadian sebelumnya. Sebab, lanjut dia, siaga bukan berarti Pemprov DKI Jakarta hanya menunggu peristiwa yang belum terjadi.

Selengkapnya...

2. Klarifikasi Bupati Banyumas Achmad Husein Soal Pernyataannya yang Viral Tentang OTT KPK

Bupati Banyumas Achmad Husein didampingi seluruh Forkopimda mengadakan pertemuan dengan Pemkab Cilacap yang dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemkab Banyumas)
Bupati Banyumas Achmad Husein didampingi seluruh Forkopimda mengadakan pertemuan dengan Pemkab Cilacap yang dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemkab Banyumas)

Bupati Banyumas Achmad Husein memberikan klarifikasi terkait dengan cuplikan video pernyataannya tentang operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang viral di media sosial.

"Cuplikan video yang viral di media sosial itu tidak lengkap, sehingga saya perlu lakukan klarifikasi," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu 14 November 2021.

Menurut dia, cuplikan video tersebut merupakan kegiatan diskusi dalam ranah tindak pencegahan yang diadakan oleh Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, bukan ranah penindakan.

"Yang namanya pencegahan kan ya dicegah bukan ditindak. Sebetulnya ada enam poin yang saya sampaikan, salah satunya tentang OTT. Dengan pertimbangan bahwa OTT itu menghapus dan menghilangkan kepada daerah," katanya menjelaskan yang dikutip dari Antara.

Selengkapnya...

3. Ketagihan Borong Mukena Berbekal Bukti Transfer Palsu, Penipu di Jakarta Ini Ditangkap

Mukena Premium dan Ramah Lingkungan dengan Bahan Serat Kayu. foto: istimewa
Mukena Premium dan Ramah Lingkungan dengan Bahan Serat Kayu. foto: istimewa

Seorang pria bertato di lengan digiring keluar Pasar Tasik Gambir. Dia lalu diserahkan ke Polres Jakarta Pusat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah menipu seorang pengusaha pakaian muslim.

AR (30) bersama kawanannya menipu penjual pakaian muslim berinisial M dengan modus memanipulasi tanda bukti transfer seolah dia telah membayar barang pesanannya.

Penipuan ini telah dilakukannya dua kali. Aksi pertamanya berlangsung mulus, dia berhasil membeli mukena grosiran tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.

Selengkapnya...

Jurus Gubernur Anies Baswedan Hadapi Banjir Jakarta

Infografis Jurus Gubernur Anies Baswedan Hadapi Banjir Jakarta. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Jurus Gubernur Anies Baswedan Hadapi Banjir Jakarta. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel