Top 3 News: Pelajar di Tangerang Akhiri Hidupnya dengan Senpi Milik Sang Ayah

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta BCO (17), pelajar di Tangerang ini nekat mengakhiri hidupnya dengan senjata jenis glock 43 milik sang ayah pada Jumat pagi, 10 September kemarin. Aski pelajar tersebut dilakukan kediamannnya sendiri, Perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh, Tangerang.

Dari keterangan saksi mata, saat itu keluarga mendengar seperti benda jatuh sampai akhirnya menemukan korban telah bersimbah darah dan terlihat luka tembak di bagian kepala. Berita ini terpopuler pertama di top 3 news, Jumat, 10 September 2021.

Dugaan bunuh diri pun mencuat seiring ditemukannya sepucuk senjata api yang diduga digunakan korban.

Sementara itu, ratusan wakil rakyat diketahui belum melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan Ketua KPK Firli Bahuri mengungkap ada 95 persen penyelenggara negara tak menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan baik dan benar.

Terkait adanya anggota DPR yang belum menyampaikan harta kekayaannya, hal serupa pernah pula terjadi pada 2020 lalu. Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) bahkan menilai hal itu dilakukan hanya untuk menyembunyikan harta para anggota.

Beralih ke Partai Demokrat. Belum lama ini, partai berlambang Mercy yang diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut telah menginjak usia 20 tahun.

Selain kubu AHY, belakangan diketahui kubu Moeldoko Cs ikut merayakan hari jadi ke-20 tahun Partai Demokrat. Hal ini seiring beredar surat bertuliskan Ppndiri Partai Demokrat dan berisi kalimat panitia pelaksanaan HUT ke-20 Partai Demokrat di dalamnya.

Di sana juga dijelaskan bahwa acara tersebut akan berlangsung pada Jumat malam, 10 September kemarin di sebuah hotel kawasan Tangerang, Banten.

Lantas, apa tanggapan kubu Demokrat yang diketuai AHY?

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Jumat, 10 September 2021:

1. Tragis, Pelajar di Tangerang Tembak Diri Sendiri dengan Senpi Ayah

Ilustrasi garis polisi. (Liputan6.com/Raden Trimutia Hatta)
Ilustrasi garis polisi. (Liputan6.com/Raden Trimutia Hatta)

Seorang pelajar di Kota Tangerang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis, Jumat (10/9/2021) sekitar pukul 04.30 WIB. Pelajar berinisial BCO (17) itu menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api (senpi).

Menurut informasi yang dihimpun, BCO diduga nekat mengakhiri hidupnya sendiri menggunakan pistol milik sang ayah. Insiden terjadi di rumahnya sendiri di kawasan Perumahan Banjar Wijaya, Cluster Italy, Kelurahan Poris Plawad Indah, Cipondoh, Kota Tangerang.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Bonar Ricardo Pakpahan membenarkan peristiwa tersebut.

"Betul, kejadian subuh tadi," ujar Kasat.

Menurutnya, korban bunuh diri menggunakan senpi jenis glock 43. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh keluarganya yang mendengar suara seperti benda jatuh.

Selengkapnya...

2. HEADLINE: 239 Anggota DPR Belum Lapor Harta Kekayaan, Perlu Sanksi Tegas Agar Tak Berulang?

Gedung DPR/MPR di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. (Liputan6.com/Devira Prastiwi)
Gedung DPR/MPR di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. (Liputan6.com/Devira Prastiwi)

Tak bosan-bosan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berteriak agar para Penyelenggara Negara (PN), termasuk anggota DPR, menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Namun nyatanya, aturan yang disuarakan lembaga antirasuah ini dianggap angin lalu.

Data KPK menyebutkan, hingga 6 September 2021, dari 569 anggota terhormat, baru 239 orang yang melaporkan harta kekayaannya. Laporan itu seyogyanya diterima KPK paling akhir 31 Maret 2021.

Ini bukan pertama kali dilakukan Anggota DPR. Pada tahun 2020, sebanyak 169 anggota parleman juga melakukan hal yang sama, enggan melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Sikap yang berulang ini mendulang dugaan miring dari publik terhadap harta kekayaan yang mereka dapatkan.

"Bisa jadi untuk menyembunyikan hartanya, dugaannya begitu," kata Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus kepada Liputan6.com, Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Dia menambahkan, DPR selalu mengatakan tidak ada aturan jelas terkait LHKPN. Padahal LKPN ini ada beleidnya sebelum menjabat selama menjabat dan setelah menjabat.

Lucius menerangkan LHKPN ini bukan sekadar laporan dewan terhadap harta yang dimilikinya saja. Ada kesadaran yang ingin dibangun dalam aturan tersebut.

"Alasan yang paling kuat karena dengan LHKPN ini, anggota DPR selalu diingatkan tiap harta dimiliki dan didapatnya itu dapat mencegah dia dalam penyimpangan anggaran dan menguntungkan diri sendiri," kata Lucius.

Selengkapnya...

3. Moeldoko Cs Rayakan HUT ke-20 Demokrat di Tangerang, Pengurus Versi AHY Bersiaga

Moeldoko Cs merayakan HUT ke-20 Demokrat, pengurus versi AHY bersiaga. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)
Moeldoko Cs merayakan HUT ke-20 Demokrat, pengurus versi AHY bersiaga. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

Beredar surat bertuliskan Pendiri Partai Demokrat dengan warna biru di tengah kertas. Kemudian di sisinya terdapat lambang partai mercy. Tepat di bawah tulisan besar itu, terdapat kalimat Panitia Pelaksanaan HUT ke-20 Partai Demokrat.

Masih dalam surat yang sama, juga tercantum nama Kepala Staf Presiden (KSP), Moledoko yang akan memberikan sambutan. Kemudian ada juga nama Marzuki Ali, R. M. Rompas dan M. Darmizal.

Dalam surat yang ditandatangani Djoko Setyo Widodo selaku Ketua Panitia dan Jackson Luntungan sebagai sekretarisny itu tertera acara akan berlangsung di Hotel JHL Solitaire, Gading Serpong, Tangerang, Banten, pada Jumat malam, 10 September 2021, pukul 19.00 WIB.

Ketua DPD Demokrat Banten, Iti Oktavia Jayabaya mengaku kini tengah bersiaga di sekitar lokasi acara, bersama pengurus DPD, DPC hingga anggota DPRD Tangerang Raya dan Banten.

Selengkapnya...

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel