Top 3 News: Salah Satu Anak Prajurit KRI Nanggala Diterima Bekerja di Kemensos

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Salah satu anak prajurit kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Bali diterima bekerja di Kementerian Sosial di bawah pimpinan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Risma mengatakan, putri dari awak KRI Nanggala 402 tersebut akan mulai bekerja pada Mei ini. Berita ini menjadi terpopuler pertama di top 3 news, Jumat, 30 April kemarin.

Risma pun berharap peluang yang sama bisa didapatkan oleh putra putri para awak kapal KRI Nanggala 402 lainnya. Untuk itu Risma mengaku dirinya telah berkomuikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Berita terpopuler lainnya terkait Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 untuk para aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan. Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, dirinya telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) untuk pemberian THR dan gaji ke-13 kepada mereka yang berhak.

Dalam PP tersebut menyatakan, THR untuk ASN dan TNI-Polri dibayarkan mulai 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sementara, gaji ke-13 dibayarkan jelang tahun ajaran baru sekolah.

Sementara itu, berita lainnya yang tak kalah disorot terkait dugaan keterlibatan eks Sekertaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman dengan aksi terorisme di Tanah Air.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti peran Munarman dalam sejumlah aksi teror.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Jumat, 30 April 2021:

1. Risma Sebut Salah Satu Anak Prajurit KRI Nanggala 402 Akan Bekerja di Kemensos

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma mengatakan, salah satu anak prajurit kapal selam KRI Nanggala 402 yang gugur mendapatkan kesempatan bekerjan di Kementerian Sosial.

Hal ini disampaikan saat dirinya mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi menemui keluarga korban tenggelamnya KRI Nanggala 402 di Surabaya, Kamis 29 April 2021.

"Salah satu anak dari prajurit yang gugur yakni seorang putri diterima bekerja di Kementerian Sosial. Mulai Mei nanti bekerja," kata Risma dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/3/2021).

Menurut dia, kesempatan mendapatkan pekerjaan juga terbuka bagi keluarga prajurit KRI Nanggala 402 lainnya.

Risma menuturkan, sudah berkomunikasi dengan berbagai instansi termasuk Pemerintah Kota Surabaya, agar bisa dibuka peluang pekerjaan bagi keluarga lainnya.

Selengkapnya...

2. 3 Pernyataan Jokowi Terkait THR dan Gaji ke-13 ASN serta Pensiunan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak (reshuffle) kembali jajaran kabinet kerjanya. Lalu siapakah yang diganti dan masih bertahan? (Foto: Liputan6.com/Faizal Fanani)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak (reshuffle) kembali jajaran kabinet kerjanya. Lalu siapakah yang diganti dan masih bertahan? (Foto: Liputan6.com/Faizal Fanani)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan adanya Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 untuk para aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan.

Hal tersebut dibuktikan Jokowi dengan menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur keduanya.

"Saya telah menandatangani PP yang menetapkan pemberian THR dan gaji ke-13 untuk aparatur negara baik itu PNS, atau CPNS, TNI-Polri dan pejabat negara, pensiunan, penerima pensiun, penerima tunjangan," ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, 29 April 2021.

Selain itu menurut Jokowi, dirinya menyebut, THR dan Gaji ke-13 itu akan cair dan diberikan mulai 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Selengkapnya...

3. Densus Temukan Kaitan Munarman dengan Teror di Indonesia

Sekretaris Umum FPI Munarman memberikan keterangan terkait aksi penyerangan terhadap polisi oleh Laskar FPI di Petamburan III, Jakarta, Senin (7/12/2020). Polisi menembak mati enam orang yang mengawal rombongan Rizieq Shihab. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Sekretaris Umum FPI Munarman memberikan keterangan terkait aksi penyerangan terhadap polisi oleh Laskar FPI di Petamburan III, Jakarta, Senin (7/12/2020). Polisi menembak mati enam orang yang mengawal rombongan Rizieq Shihab. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mendalami dugaan keterlibatan eks Sekertaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman dengan aksi terorisme.

Menurut dia, Densus 88 sedang mengumpulkan bukti-bukti hubungan antara teror yang terjadi di berbagai wilayah di Tanah Air dengan peran Munarman. Namun, dia tidak menjelaskan secara detail perihal tersebut.

Yang pasti, lanjut dia, keterkaitannya sudah ditemukan. Tapi terlalu dini untuk disampaikan saat ini. Dia pun meminta awak media memberikan kesempatan kepada penyidik Densus 88 Antiteror untuk mendalaminya.

"Mungkin sebelumnya ada peristiwa-peristiwa itu di daerah a, b, c, itu sedang dilakukan pendalaman. Tentunya, penyidik Densus 88 Antiteror akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan kita tunggu saja apa hasilnya nanti," ujar Ramadhan soal Munarman.

Selengkapnya...

Saksikan video pilihan di bawah ini: