Top 3 News: Terendam Banjir 60 Sentimeter, Jalan Gatot Subroto Lumpuh

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banjir yang melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyusul curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi berita terpopuler pertama di top 3 news, Sabtu, 20 Februari 2021.

Tak sedikit kawasan Ibu Kota serta ratusan warga yang terdampak akibat permukiman mereka terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi. Begitu juga dengan sejumlah ruas jalan Ibu Kota dan salah satunya adalah Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Ketinggian air pada Sabtu, 20 Februari kemarin mencapai 60 sentimeter, tepatnya di arah Pancoran menuju Semanggi. Upaya polisi dengan menutup ruas jalan itu pun dilakukan lantaran tak dapat dilalui kendaraan akibat terendam banjir.

Selain Ibu Kota, banjir juga melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dari informasi terbaru yang didapat, banjir bahkan telah meluas ke kawasan perkotaan dalam dua hari terakhir. Pemukiman warga bahkan rumah sakit tak luput dari genangan air.

Menurut catatan BPBD setempat, banjir disebabkan oleh meluapnya beberapa sungai yang berada di 20 desa di Karawang. Akibatnya ribuan warga kini mengungsi.

Berita terpopuler lainnya yang tak kalah dapat sorotan publik terkait pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menyebut angka kematian tenaga kesehatan di Provinsi Jawa Tengah telah menurun usai dilakukan vaksinasi Covid-19.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Sabtu, 20 Februari 2021:

1. Polisi: Jalan Gatot Subroto Menuju Semanggi Ditutup Karena Banjir

Hujan Deras, Jalan di Depan Gedung Kemennakertrans Tergenang
Hujan Deras, Jalan di Depan Gedung Kemennakertrans Tergenang

Ruas jalan Gatot Subroto dari arah Pancoran menuju ke Semanggi, Jakarta masih banjir. Adapun ketinggian mencapai 50 sampai 60 sentimeter.

Hal ini disampaikan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo. Menurut dia, akibat banjir tersebut, arus lalu lintas pun terganggu.

"Iya mas benar tepatnya di depan LIPI," kata dia saat dihubungi, Sabtu (20/2/2021).

Sambodo menerangkan, sementara ini jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan. Masyarakat pun diimbau untuk menghindari jalan tersebut atau menghindari kawasan yang masih banjir.

Selengkapnya...

2. Jokowi: Usai Divaksin, Angka Kematian Tenaga Kesehatan di Jateng Turun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan secara virtual peringatan HUT ke-56 Partai Golkar menyebut, pandemi COVID-19 membuat kontraksi ekonomi di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia, Sabtu (24/10/2020). (Biro Sekretariat Presiden/Kris)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan secara virtual peringatan HUT ke-56 Partai Golkar menyebut, pandemi COVID-19 membuat kontraksi ekonomi di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia, Sabtu (24/10/2020). (Biro Sekretariat Presiden/Kris)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut, angka kematian tenaga kesehatan karena Covid-19 di Jawa Tengah menurun.

Hal ini karena para tenaga kesehatan tersebut sudah divaksinasi. Menurutnya, dampak dari vaksinasi terlihat jelas.

"Dari angka-angka yang kita lihat dari Jawa Tengah kemarin, yang sudah disuntik vaksin Covid-19 kelihatan sekali dropnya angka kematian nakes drop sekali," katanya saat dilihat di akun Sekretariat Presiden, Sabtu (20/2/2021).

Selain kepada tenaga kesehatan, Jokowi berharap suntikan vaksin bisa berdampak baik. Dia harap kasus di daerah-daerah bisa menurun.

Jokowi menambahkan, vaksinasi untuk menghasilkan kekebalan komunal atau herd immunity. Oleh karenanya kepada kelompok yang sering berinteraksi tinggi dengan masyarakat harus didahulukan.

Selengkapnya...

3. Banjir di Karawang Kini Sudah Melanda Perkotaan

Ilustrasi banjir. (dok. pixabay/@hermann)
Ilustrasi banjir. (dok. pixabay/@hermann)

Banjir melanda sejumlah daerah hingga kawasan perkotaan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyusul tingginya curah hujan dan meluapnya beberapa sungai di daerah tersebut.

"Banjir sudah sampai ke perkotaan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat Yasin Nasrudin saat dihubungi di Karawang, Sabtu (20/2/2021), seperti dikutip dari Antara.

Ia menyampaikan banjir di Karawang selama dua hari terakhir ini sudah meluas. Informasi yang dihimpun dari BPBD Karawang, banjir telah merendam ribuan rumah di wilayah perkotaan dan pedesaan.

Catatan BPBD Karawang, banjir yang kini melanda lebih dari 20 desa di Karawang terjadi akibat meluapnya beberapa sungai.

Di antara sungai yang meluap itu Sungai Citarum, Sungai Cibeet, Sungai Cikereteg dan Sungai Cikaranggelam.

Selengkapnya...

Saksikan video pilihan di bawah ini: