Top 3 News: Wajah Ma'ruf Amin Dicoreng Tinta Merah

Liputan6.com, Jakarta Pencorengan wajah Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan tinta merah menjadi berita terpopuler pertama di Top 3 News hari ini, Jumat (5/6/2020). 

Belakangan diketahui insiden terjadi saat Wapres Ma'ruf Amin tengah mengikuti webinar via aplikasi zoom dan disiarkan streaming lewat platform YouTube.

Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi menyesalkan hal ini dan meminta pihak Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang mengusut tuntas insiden tersebut. 

Informasi penting lainnya terkait rencana pemerintah yang akan membuka rekrutmen besar-besaran untuk mencapai target uji spesimen Corona yang ditetapkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sebelumnya lewat rapat terbatas melalui video conference, Kamis, 4 Juni kemarin, Jokowi meminta pelacakan terhadap masyarakat terpapar Corona dilakukan lebih agresif untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Guna mencapai target yang ditetapkan Presiden Jokowi, Menko PMK Muhadjir Effendy akan merekrtut besar-besaran mahasiswa S2 jurusan biologi molukuler, keperawatan, kebidanan, dan kesehatan masyarakat guna mencapai 30 ribu spesimen Corona per hari. 

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Kamis, 4 Juni 2020:

1. Wajah Ma'ruf Amin Dicoreng Tinta Merah Saat Webinar

Gambar video Ma'ruf Amin dicoret tinta merah saat webinar. (Istimewa)

Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi meminta pihak Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang mengusut insiden pencorengan wajah Wapres Ma'ruf Amin dengan tinta merah saat melakukan webinar bersama mereka, Kamis kemarin, 4 Juni 2020.

"Cari tahu kenapa hal tersebut sampai terjadi. Tentu saya menyesalkan atas terjadinya gangguan tersebut," kata Masduki saat dikonfirmasi, Kamis.

Masduki juga meminta agar pihak kampus dapat berkoordinasi dengan pihak keamanan (cyber) untuk medalami hal ini agar ketahuan apa penyebab dan siapa pelakunya.

Sebagai informasi, webinar yang diikuti Ma'ruf Amin tersebut dilakukan via aplikasi zoom dan disiarkan streaming lewat platform Youtube.

 

Selengkapnya...

2. Pemerintah Buka Rekrutmen Relawan Besar-besaran untuk Capai Target Uji Spesimen Corona

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (kanan) saat memimpin rapat koordinasi tingkat menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (17/2/2020). Rapat tertutup tersebut membahas program jaminan kesehatan nasional. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Pemerintah berencana membuka rekrutmen relawan secara besar-besaran untuk mencapai target uji spesimen terkait virus corona (Covid-19).

Pasalnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menaikkan target uji spesimen corona menjadi 20 ribu per hari.

Muhadjir mengakui bahwa saat ini jumlah relawan saat ini terbatas sehingga membuat pengujian spesimen tidak maksimal. Menurut dia, relawan yang akan dikerahkan nantinya yakni, mahasiswa S2 jurusan biologi molukuler, keperawatan, kebidanan, dan kesehatan masyarakat.

Muhadjir menyebut berdasarkan hitung-hitungan Jokowi, uji spesimen seharusnya bisa dilakukan 30 ribu per hari.

 

Selengkapnya...

3. Anies Perpanjang Penerapan PSBB di Jakarta

Di Graha BNPB, Jakarta, Senin (25/5/2020), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan perpanjangan PSBB DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020 menjadi fase penentu masa transisi menuju New Normal. (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Pemprov DKI Jakarta akhirnya memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam jumpa pers di Balai Kota Jakarta, Kamis siang.

"Menetapkan PSBB di Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi," ujar Anies, Kamis, 4 Juni 2020.

PSBB tahap ke-3 sebelumnya diharapkan Anies sebagai yang terakhir kalinya sebelum memasuki era new normal atau normal baru.

"Insyaallah kalau dalam dua pekan ini kita pantau angka ini bisa di bawah 1, maka ini akan jadi yang terakhir," kata Anies Baswedan di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis 4 Juni 2020.

 

Selengkapnya...

Saksikan video pilihan di bawah ini: