Top 3: Perhatikan Dulu Hal Ini Sebelum Mulai Investasi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Minat investasi di kalangan generasi muda kian meningkat beberapa waktu terakhir ini. Per Agustus 2021, KSEI mencatat jumlah investor pasar modal menembus angka 6,1 juta SID.

58 persen merupakan investor dengan usia di bawah 30 tahun. Disusul investor usia di atas 30 tahun sampai dengan 40 tahun sebesar 21,64 persen.

Namun demikian, Founder PT Solusi Finansialku Indonesia atau Finansialku.com, Melvin Mumpuni mengingatkan investasi di pasar modal sebaiknya dilakukan jika seseorang telah memenuhi keamanan finansialnya.

Artikel perhatikan dulu hal ini sebelum mulai investasi menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Sabtu (2/10/2021):

1.Perhatikan Dulu Hal Ini Sebelum Mulai Investasi

Minat investasi di kalangan generasi muda kian meningkat beberapa waktu terakhir ini. Per Agustus 2021, KSEI mencatat jumlah investor pasar modal menembus angka 6,1 juta SID.

58 persen merupakan investor dengan usia di bawah 30 tahun. Disusul investor usia di atas 30 tahun sampai dengan 40 tahun sebesar 21,64 persen.

Namun demikian, Founder PT Solusi Finansialku Indonesia atau Finansialku.com, Melvin Mumpuni mengingatkan investasi di pasar modal sebaiknya dilakukan jika seseorang telah memenuhi keamanan finansialnya.

Berita selengkapnya baca di sini

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2.IHSG Merosot Hampir 1 Persen, Aksi Jual Investor Asing Rp 10,5 Triliun

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun signifikan jelang akhir pekan pada Jumat, 1 Oktober 2021. Pelemahan IHSG terjadi di tengah aksi jual investor asing di seluruh pasar dan bursa saham Asia yang melemah.

Pada penutupan perdagangan, IHSG tergelincir 0,92 persen ke posisi 6.228,84. Indeks LQ45 susut 0,97 persen ke posisi 886. Seluruh indeks acuan kompak tertekan.

Jelang akhir pekan, IHSG berada di level tertinggi 6.272,06 dan terendah 6.202,90. Sebanyak 303 saham melemah sehingga menekan IHSG. 203 saham menguat dan 151 saham diam di tempat.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Unilever Indonesia Gaet Mantan Petinggi Gojek Ainul Yaqin sebagai Direktur

Ilustrasi Unilever Indonesia (unilever.co.id)
Ilustrasi Unilever Indonesia (unilever.co.id)

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengusulkan Ainul Yaqin sebagai direktur untuk divisi Beauty and Personal Care (BPC). Divisi ini merupakan divisi terbesar dalam portfolio Perusahaan.

Posisi Ainul Yaqin sebagai anggota jajaran direksi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akan diusulkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Sebelumnya Ainul Yaqin merupakan Group Chief Marketing Officer (CMO) PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Posisi tersebut berperan memimpin seluruh organisasi marketing untuk pasar Indonesia dan internasional, mendorong dan mempertahankan merek Gojek sebagai top of mind melalui berbagai strategi dan kampanye brand yang kreatif untuk menghasilkan pertumbuhan bisnis yang lebih kuat.

Berita selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel