Top 3: Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus 1 Persen di Kuartal I-2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kondisi perekonomian Indonesia terdampak besar pandemi Covid-19. Berbagai prediksi pun bermunculan tentang kondisi ekonomi di tahun ini.

Salah satunya datang dari Indef. Lembaga ini memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2021 sekitar minus 1 persen.

Prediksi tersebut tidak terlepas dari situasi penyebaran virus corona, perkembangan daya beli masyarakat dan inflasi yang dibawah 1,5 persen pada Januari 2021.

Artikel tentang pertumbuhan ekonomi ini menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Senin (7/2/2021):

1. Indef Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus 1 Persen di Kuartal I-2021

INDEF memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2021 sekitar minus 1 persen. Prediksi tersebut tidak terlepas dari situasi penyebaran virus corona, perkembangan daya beli masyarakat dan inflasi yang dibawah 1,5 persen pada Januari 2021.

"Kami perkirakan tahun 2021 pada kuartal I ini minus 1 persen," kata Direktur Eksekutif INDEF, Tauhid Ahmad di Jakarta, Minggu (7/2/2021).

Tauhid menjelaskan hingga kini beberapa hal belum menunjukkan adanya perubahan signifikan yang terjadi di awal tahun ini.

Berita Selengkapnya

2. Bandara Banyuwangi Ditutup Sementara Akibat Debu Letusan Gunung Raung

Bandara Banyuwangi (BWX).
Bandara Banyuwangi (BWX).

Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, ditutup sementara. Penutupan imbas dari adanya sebaran abu vulkanik letusan Gunung Raung karena berisiko bagi keselamatan penerbangan.

"Kami menerima notice to airmen (notam) dari Airnav Indonesia untuk penutupan Bandara Banyuwangi hari ini per pukul 08:50 WIB hingga 14:50 hari ini," ujar Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Banyuwangi Cin Asmoro seperti mengutip Antara, Banyuwangi, Minggu (7/2/2021).

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya berdasarkan hasil observasi abu vulkanik Gunung Raung telah mencapai Bandara Banyuwangi.

Berita Selengkapnya

3. Hampir Rampung, BKN Tetapkan 99,92 Persen NIP CPNS 2019

Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 memasuki tahap penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP). Per 4 Februari 2021, Badan Kepegawaian Negara (BKN) tercatat telah menetapkan 137.805 NIP CNPS 2019.

Angka tersebut sama dengan 99,92 persen dari 137.912 usulan NIP yang masuk ke BKN. "Sementara instansi pengusul telah cetak 121.446 SK CPNS 2019 atau 88,13 persen dari total NIP yang telah ditetapkan BKN," demikian dikutip dari akun Twitter BKN @BKNgoid, Minggu (7/2/2021).

Secara rinci, mengutip Rekapitulasi Penetapan NIP CPNS 2019 di laman resmi BKN, terdapat sejumlah usulan NIP yang belum ditetapkan di beberapa instansi.

Misalnya di Kementerian Hukum dan HAM (1 orang), Kementerian Kesehatan (1 orang) Kementerian Agama (27 orang) dan Bakamla RI (1 orang). Usulan NIP yang belum diproses ini bisa jadi masuk ke dalam kategori Berkas Tidak Lengkap (BTL), sehingga penetapan NIP belum dapat dilakukan dan instansi pengusul belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) CPNS 2019.

Berita Selengkapnya