Top 3: RUPST Indofood Sukses Makmur Sepakat Tebar Dividen Rp 278 per saham

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan membagikan dividen Rp 278 per saham. Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, (27/8/2021).

Pada RUPST PT Indofood Sukses Makmur Tbk, para pemegang saham menyetujui antara lain laporan tahunan direksi mengenai kegiatan usaha dan kinerja keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

"Pembayaran dividen sebesar Rp 278 per lembar saham yang akan dibayarkan pada 29 September 2021,” tulis perseroan dikutip dari keterangan tertulis, Jumat pekan ini.

Artikel RUPST Indofood Sukses Makmur Sepakat Tebar Dividen Rp 278 per Saham menyita perhatian pembaca di saham pada Jumat, 27 Agustus 2021. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Sabtu (28/8/2021):

1.RUPST Indofood Sukses Makmur Sepakat Tebar Dividen Rp 278 per saham

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan membagikan dividen Rp 278 per saham. Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 27 Agustus 2021.

Pada RUPST PT Indofood Sukses Makmur Tbk, para pemegang saham menyetujui antara lain laporan tahunan direksi mengenai kegiatan usaha dan kinerja keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

"Pembayaran dividen sebesar Rp 278 per lembar saham yang akan dibayarkan pada 29 September 2021,” tulis perseroan dikutip dari keterangan tertulis, Jumat pekan ini.

Berita selengkapnya baca di sini

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2.Garuda Indonesia Jadi Maskapai Pertama di RI yang Terapkan IATA Travel Pass

Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Provinsi Aceh pada 13 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)
Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Provinsi Aceh pada 13 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menjadi maskapai pertama di Indonesia yang akan melaksanakan uji coba penerapan 'International Air Transport Association (IATA) Travel Pass' sebagai aplikasi autentikasi dokumen kredensial kesehatan untuk persyaratan perjalanan udara internasional. Uji coba penggunaan ‘IATA Travel Pass’ tersebut akan dilaksanakan mulai 30 Agustus hingga 13 September 2021.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, pada tahap awal akan diterapkan pada penerbangan GA874/GA875 rute Jakarta-Haneda pergi pulang (PP).

"Uji coba IATA Travel Pass ini merupakan upaya kami dalam memberikan nilai tambah bagi para penumpang kami dengan menghadirkan kemudahan, rasa aman dan kenyamanan dalam melaksanakan perjalanan antarnegara melalui layanan yang lebih seamless khususnya di masa adaptasi kebiasaan baru ini," papar Irfan dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Jumat, 27 Agustus 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Alasan Warren Buffett Indonesia Lo Kheng Hong Jual Saham MBSS

Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Investor yang juga dijuluki Warren Buffett Indonesia, Lo Kheng Hong memutuskan menjual saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).

Berdasarkan data RTI, per 31 Juli 2021, Lo Kheng Hong masih genggam 6,115 persen atau 107,01 juta saham MBSS.

Saat dikonfirmasi mengenai penjualan saham MBSS, Lo Kheng Hong membenarkan mengenai hal itu.”Iya, saya jual saham MBSS,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat.

Lo Kheng Hong menjual saham MBSS lantaran ingin merealisasikan keuntungan. Selain itu, kinerja MBSS juga dinilai kurang baik.

Berita selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel