Top 3: Selain Suspensi Saham Diperpanjang, Sritex Kena Denda Rp 150 Juta

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau disebut Sritex mulai perdagangan sesi pertama Senin (1/11/2021).

Mengutip keterbukaan informasi, BEI memutuskan untuk memperpanjang suspensi efek SRIL karena keterlambatan menyampaikan laporan keuangan perusahaan kuartal I 2021.

"Sehubungan dengan kewajiban penyampaian Laporan Keuangan Interim yang berakhir per 31 Maret 2021, dan sesuai dengan ketentuan II.6.3," tulis informasi tersebut, Senin pekan ini.

Artikel selain suspensi saham diperpanjang, Sritex kena denda Rp 150 juta menyita perhatian pembaca di saham yang dirangkum pada Selasa (2/11/2021).

1.Selain Suspensi Saham Diperpanjang, Sritex Kena Denda Rp 150 Juta

Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau disebut Sritex mulai perdagangan sesi pertama Senin (1/11/2021).

Mengutip keterbukaan informasi, BEI memutuskan untuk memperpanjang suspensi efek SRIL karena keterlambatan menyampaikan laporan keuangan perusahaan kuartal I 2021.

"Sehubungan dengan kewajiban penyampaian Laporan Keuangan Interim yang berakhir per 31 Maret 2021, dan sesuai dengan ketentuan II.6.3," tulis informasi tersebut, Senin pekan ini.

Berita selengkapnya baca di sini

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2. Pemimpin G20 Sepakati Minimal Pajak Perusahaan Multinasional 15 Persen

KTT G20
KTT G20

Para pemimpin 20 negara ekonomi terbesar (G20) mengesahkan pajak minimum global pada Sabtu, 30 Oktober 2021. Hal ini untuk menghentikan bisnis besar yang menyembunyikan keuntungannya dari pajak serta dapat memberi lebih banyak vaksin COVID-19 di negara-negara miskin.

Pertemuan tatap muka pertama antar para pemimpin negara dalam dua tahunan ini secara luas mendukung seruan untuk memperpanjang keringanan utang bagi negara-negara miskin. Konferensi ini pun berjanji untuk melakukan vaksinasi COVID-19 sebanyak 70 persen populasi dunia. Program ini ditargetkan sampai pertengahan 2022.

Sementara itu, PBB baru akan menyelenggarakan konferensi iklim dua hari setelah pelaksanaan pertemuan G20 ini. Meskipun begitu, nampaknya G20 ikut membahas masalah perubahan iklim global pada rapatnya. Dengan menghasilkan langkah-langkah baru yang menurut para ilmuwan berguna dalam mencegah kerusakan akibat pemanasan global.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Widodo Makmur Unggas Kantongi Laba Bersih Rp 144,4 Miliar

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,19 triliun atau melonjak 167,7 persen hingga kuartal III 2021 YoY. Dari raihan itu, laba bersih Widodo Makmur Unggas juga turut melesat menjadi Rp 144,4 miliar.

Laba bersih Widodo Makmur Unggas itu tumbuh 176,7 persen YoY. Merujuk laporan keuangan Widodo Makmur Unggas yang dilaporkan ke Bursa, penjualan Perseroan paling banyak disumbang oleh segmen karkas senilai Rp 2,08 triliun. Disusul penjualan pakan Rp 114,32 miliar.

Kemudian penjualan ayam broiler komersial sebesar Rp 86,65 miliar, ayam umur sehari Rp 67,9 miliar, dan penjualan telur Rp 59,8 miliar. Dari penjualan, total eliminasi tercatat Rp 222,567 miliar.

Berita selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel