Top 3: Sosok Seniman Pencipta Patung Vagina Raksasa yang Kontroversial

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Karya seni adalah bentuk ekspresi dari seseorang untuk ditunjukkan kepada publik. Seniman biasanya menciptakan karya seni yang terinspirasi dari pikiran, perasaan, atau keadaan sekitar yang sedang dirasakan.

Baru-baru ini, seniman bernama Juliana Notari membuat patung vagina berukuran besari di lereng bukit di timur laut Brasil. Patung itu terbuat dari beton dan resin setinggi 108 kaki.

Artikel tentang ini sosok seniman pencipta patung vagina raksasa menjadi yang terpopuler di kanal Citizen6-Liputan6.com. Disusul dengan artikel tentang potret kucing hitam yang menggemaskan.

Sementara itu artikel ketiga terpopuler tentang wanita ini raup Rp 57 juta sehari unggah video kentut.

Berikut Top 3 Citizen6:

1. Sosok Seniman di Balik Patung Vagina Raksasa yang Kontroversial

Patung vagina raksasa. Foto: Juliana Notari/Facebook
Patung vagina raksasa. Foto: Juliana Notari/Facebook

Karya seninya berada di lokasi bekas pabrik gula yang kini telah menjadi museum terbuka di Pernambuco. Lebih tepatnya, dipamerkan di taman seni Usina de Arte.

Selengkapnya...

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2. Tak Selalu Seram, 7 Tingkah Kucing Hitam Justru Menggemaskan

Sumber: Reddit
Sumber: Reddit

Kucing hitam terkenal sakral dan memiliki kesan negatif serta menyeramkan. Hal ini karena seluruh bulunya berwarna hitam sehingga tampak misterius.

Selengkapnya...

3. Iseng Unggah Video Kentut, Wanita Ini Raup Rp 57 Juta Sehari

Lush Botanist (indiatimes.com)
Lush Botanist (indiatimes.com)

Bagi banyak individu, khususnya wanita, akan merasa malu ketika kentut atau buang gas di depan umum. Namun, hal itu tidak berlaku bagi wanita bernama Lush Botanist.

Selengkapnya...

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel