Top 3 Tekno: 8 Juta Terabyte Data iCloud Tersimpan di Google Cloud

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang Apple yang menyimpan 8 juta terabyte data iCloud di layanan Google Cloud, paling populer di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (30/6/2021).

Selain itu, berita tentang Google Messages akan menghapus pesan kode OTP secara otomatis dan Indonesia minim SDM pusat data andal juga populer.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Apple Simpan 8 Juta Terabyte Data iCloud di Server Google Cloud

Apple menyimpan sejumlah data pengguna iCloud di server Google. Sebanyak 8 juta TB disimpan di server Google itu, meningkat dari penyimpanan pada tahun lalu.

Pada pertengahan Mei 2021, Apple dilaporkan mengabiskan dana sebesar Rp 4,3 triliun untuk membayar layanan Google Cloud tersebut.

Mengutip The Information via MacRumors, Rabu (30/6/2021), itu merupakan peningkatan sebesar 50 persen keseluruhan dari 2020.

Baca Selengkapnya di Sini

2. Google Message akan Hapus Pesan Kode OTP Secara Otomatis

Google mengguilrkan fitur baru bagi aplikasi Google Messages di pengguna Android. Fitur tersebut berfungsi untuk menghapus kode One-time-password (OTP) yang diterima secara otomatis.

Sayangnya, fitur ini baru akan diluncurkan di India dalam beberapa minggu mendatang. Perusahaan mengatakan, hal ini dilakukan agar pesan mengenai kode OTP tak membuat penuh kotak masuk pengguna.

Sebagai salah satu saluran untuk mengirimkan kode OTP sebagai verifikasi, kotak masuk SMS biasanya penuh oleh pesan serangkaian kode enam digit tersebut.

Baca Selengkapnya di Sini

3. Indonesia Minim SDM Pusat Data Andal

Indonesia masih menghadapi tantangan yang cukup berat guna mempercepat pengadaan Pusat Data Nasional, di mana ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai kemampuan teknis dalam mengelola pusat data (data center) masih sangat minim.

Pusat Data Nasional diperlukan sebagai upaya negara menjaga ketahanan digital dan mempercepat transformasi digital yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam diskusi bertajuk "Menyelaraskan Kebutuhan Pemerintah dan Pemberdayaan Pelaku Usaha Dalam Negeri", Koordinator Infrastruktur dan Teknologi Interoperabilitas Pemerintahan Kemkominfo, Ade Frihadi, menyampaikan butuh kompetensi dan kapasitas yang tinggi dalam mengelola data center.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel