Top 3 Tekno: Apple Tolak 215 Ribu Aplikasi Masuk ke App Store

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Berita tentang Apple yang menolak 215.000 aplikasi dari App Store, bikin penasaran pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Senin (17/5/2021).

Selain dari itu, pembaca juga penasaran dengan berita tentang opsi berlangganan kualitas Hi-Fi di Apple Music, dan sosok CEO GoTo Andre Soelistyo.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. App Store Tolak Lebih dari 215.000 Aplikasi Gara-Gara Pelanggaran Privasi

Apple mengatakan ada lebih dari 215.000 aplikasi yang diblokir oleh tim peninjau App Store sepanjang 2020. Aplikasi ini ditolak masuk ke App Store karena melanggar kebijakan privasi.

Tidak hanya itu, Apple juga menolak lebih dari 150.000 aplikasi karena melakukan spam atau dianggap membingungkan pengguna iOS.

Mengutip laman Bleeping Computer, Senin (17/5/2021), Apple juga memblokir 48.000 aplikasi agar tidak dipublikasikan di App Store karena memiliki fitur tersembunyi.

Baca Selengkapnya di Sini

2. Apple Music Akan Hadirkan Opsi Berlangganan Kualitas Hi-Fi

Apple diketahui akan segera menghadirkan pembaruan untuk layanan Apple Music. Informasi ini diketahui dari teaser yang diungkap Apple Music di dalam aplikasinya.

Dikutip dari Apple Insider, Senin (17/5/2021), teaser itu dapat ditemukan di menu Browse pada Apple Music. Begitu diklik, pengguna dapat melihat pengumuman singkat mengenai kehadiran fitur baru dalam waktu dekat.

"Bersiaplah-Music akan berubah selamanya," tulis Apple dalam teaser tersebut. Namun, Apple memang belum mengungkap fitur baru yang akan dihadirkan di layanan Apple Music.

Baca Selengkapnya di Sini

3. Gojek Tokopedia Merger, Andre Soelistyo Jadi CEO GoTo

Gojek dan Tokopedia akhirnya resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo. Sesuai rumor sebelumnya, Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group, sedangkan Patrick Cao dari Tokopedia akan menjadi Presiden GoTo.

Sementara Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek. Begitu pula dengan William Tanuwijaya yang kini merupakan CEO Tokopedia.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel