Top 3 Tekno: Asteroid Berkecepatan Tinggi Melintasi Bumi Bikin Penasaran

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang asteroid berkecepatan tinggi yang melintas Bumi dalam jarak dekat membuat penasaran pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (11/3/2020).

Berita lain yang menjadi perhatian, harta bos Facebook berukurang Rp 59 miliar karena Virus Corona, dan bagaimana cara memantau penyebaran Virus Corona.

Lebih lengkapnya, kamu bisa cek di bawah ini.

1. NASA Lacak Asteroid Berkecepatan Tinggi, Bakal Tabrak Bumi?

Asteroid berkecepatan tinggi tengah melintas mendekati Bumi. Asteroid yang dinamai 2008 UB95 ini dikategorikan sebagai benda dekat Bumi atau Earth close approach.

Asteroid 2008 UB95 ini diperkirakan akan mencapai jarak terdekat dengan Bumi pada 11 Maret ini.

Asteroid berkecepatan tinggi tengah melintas mendekati Bumi. Asteroid yang dinamai 2008 UB95 ini dikategorikan sebagai benda dekat Bumi atau Earth close approach.

Asteroid 2008 UB95 ini diperkirakan akan mencapai jarak terdekat dengan Bumi pada 11 Maret ini.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2. Ketakutan Publik atas Virus Corona Bikin Harta Bos Facebook Berkurang Rp 59 Miliar

CEO Facebook Mark Zuckerberg kehilangan kekayaannya sebesar USD 4,1 miliar atau setara Rp 59 miliar hanya dalam satu hari.

Pria 35 tahun ini kehilangan kekayaannya karena nilai saham Facebook turun gara-gara ketakutan publik atas virus corona. Demikian menurut laman Forbes.

Mengutip Business Insider, Rabu (11/3/2020), penurunan kekayaan Mark Zuckerberg ini merupakan yang terbesar dalam daftar kekayaan miliarder Forbes pada pekan lalu.

Baca Selengkapnya di Sini

3. Begini Cara Pantau Penyebaran Virus Corona di Jakarta

Pemerintah Provisi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan ternyata memiliki situs untuk memantau penyebaran virus corona di wilayah Ibu Kota.

Situs ini berisi data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di wilayah Jakarta.

Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com, Rabu (11/3/2020), informasi soal penyebaran virus corona di Ibu Kota dapat dicek melalui situs corona.jakarta.go.id. Adapun data yang ada di situs ini dikumpulkan sejak 21 Januari 2020.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Isk)