Top 3 Tekno: Fitur Keamanan Baru Akun Facebook Terpopuler

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Facebook dikabarkan berencana menghadirkan fitur baru untuk keamanan akun pada 2021. Berita ini menjadi yang terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (26/12/2020).

Berita lain yang juga populer datang dari Samsung yang hapus iklan (ejekan) kepada Apple atas keputusannya tidak menyertakan kepala charger (adapter) pada kemasan iPhone 12.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Facebook Bakal Tambah Fitur Keamanan Akun pada 2021

Facebook terus berusaha memperkuat keamanan layanannya. Rakasa media sosial itu pun dilaporkan berencana menghadirkan fitur baru untuk keamanan akun pada 2021.

Dilansir Reuters, Jumat (25/12/2020), para pengguna akan dapat mengatur kunci keamanan fisik sebagai cara untuk memverifikasi identitas mereka sebelum login ke aplikasi mobile Facebook.

Facebook saat ini menawarkan opsi kunci keamanan hardware untuk terhubung ke komputer sebelum login.

Baca selengkapnya di sini

2. Samsung Hapus Iklan yang Ejek Apple Tak Beri Charger di Boks iPhone, Pertanda Apa?

Samsung kedapatan menghapus sebuah iklan Samsung yang mengejek Apple atas keputusannya tidak menyertakan kepala charger (adapter) pada kemasan iPhone 12.

Hal ini membuat banyak pihak menduga bahwa flagship smartphone Samsung mendatang, yakni Galaxy S21 tidak akan dibekali kepala charger.

Perlu diketahui, pada Oktober lalu, sebuah unggahan Facebook yang dibuat oleh Samsung Caribbean menyindir Apple yang menghilangkan kepala charger pada iPhone 12.

Baca selengkapnya di sini

3. Pengembang Cyberpunk 2077 Terancam Digugat oleh Investor, Kenapa?

Cyberpunk 2077. (Doc: CD Projekt RED)
Cyberpunk 2077. (Doc: CD Projekt RED)

Sejumlah gamer PS4 dan Xbox One mengungkapkan rasa kecewa mereka terhadap gim Cyberpunk 2077, karena performa gim rendah dan jauh dari apa yang dijanjikan.

Tak ayal, banyak dari mereka meminta kembali (refund) uang pembelian Cyberpunk 2077.

Mendapati sebagian gamer yang pre-order dan memainkan gim tersebut kurang puas, CD Projekt Red selaku pengembang pun memutuskan untuk mengembalikan uang gamer.

Baca selengkapnya di sini