Top 3 Tekno: Kemkominfo Blokir Situs Web Pedulilindungia.com

Aplikasi PeduliLindungi. Dok: Istimewa

Liputan6.com, Jakarta - Maraknya beredar pesan yang beredar di WhatsApp tentang situs web dengan alamat http://www.pedulilindungia.com/ menjadi sorotan Kemkominfo.

Karena, situs palsu PeduliLindungi itu diduga dibuat untuk mengumpulkan data masyarakat tanpa sepengetahuan mereka.

Alhasil, Kemkominfo langsung memblokir situs web palsu PeduliLindungi tersebut. Berita pemblokiran ini menjadi sorotan pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Kamis (9/9/2021).

Berita lain yang ikut menjadi sorotan, termasuk alasan untuk tidak mengklik situs web palsu web PeduliLindungi, dan Realme catat peningkatan penjualan perangkat AIoT di Indonesia.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler berikut ini.

1. Kemkominfo Blokir Situs Web Palsu PeduliLindungi: Pedulilindungia.com

Baru-baru ini, ada pesan yang beredar di WhatsApp mengenai situs web dengan alamat http://www.pedulilindungia.com/. Situs itu disebut sebagai situs palsu PeduliLindungi dan bertujuan untuk mengumpulkan data masyarakat.

Mengenai temuan situs ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menuturkan pihaknya telah melakukan pemutusan akses (blokir) terhadap situs palsu pedulilindungia.com.

"Saat ini sedang dalam proses update sistem dari masing-masing ISP (Internet Service Provider)," tutur juru bicara Kemkominfo Dedy Permadi saat dihubungi Tekno Liputan6.com, Kamis (9/9/2021).

Baca selengkapnya di sini

2. Waspada, Jangan Klik Situs Web PeduliLindungi Palsu: Pedulilindungia.com

Beredar di grup WhatsApp mengenai situs web palsu PeduliLindungi dengan alamat http://www.pedulilindungia.com/. Dalam pesan tersebut terdapat imbauan untuk jangan mengakses situs tersebut karena bisa mengumpulkan data pribadi.

"Teman2, hati2 ya. Ditemukan situs "farming" nama dan tampilannya persis pedulilindungi. Tapi ini situs palsu. http://www.pedulilindungia.com/," demikian isi pesan tersebut.

"Perhatikan urlnya pedulidingungiA.com ada huruf A nya. Situs ini mengumpulkan data2 pribadi kita. Jangan akses situs ini. Jadi kalau ada dapat sebaran soal pedulilindungi dan disuruh click link, perhatikan linknya."

Baca selengkapnya di sini

3. Realme Catat Peningkatan Penjualan Perangkat AIoT di Indonesia

Realme mengungkapkan, hingga Agustus 2021 perusahaan mencatat ada kenaikan signifikan dalam penjualan perangkat AIoT (Artifical Intelligence of Things) di Indonesia.

Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia, mengatakan pada periode Januari hingga Agustus 2021, peningkatan penjualan perangkat AIoT mencapai 193 persen.

Dalam AIoT Talk, Kamis (9/9/2021), Palson Yi menyebut, pertumbuhan positif penjualan perangkat AIoT sejalan dengan ambisi Realme menjadi AIoT Choice nomor satu.

Baca selengkapnya di sini

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel