Top 3 Tekno: Peran 5G di Sektor Industri Indonesia Jadi Sorotan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Berita yang membahas peranan 5G mampu mempercepat transformasi digital di sektor industri Indonesia, paling populer di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (22/11/2021).

Selain itu, berita tentang komitmen Indosat Ooredoo di ulang tahun ke-54 dan Messenger dan Instagram tidak akan terima fitur end-to-end hingga 2023.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Peran 5G Dorong Transformasi Digital di Sektor Industri Indonesia

Adopsi sistem digital di sektor industri tidak dimungkiri telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun dengan kehadiran 5G, proses adopsi sistem digital itu mampu lebih cepat dan ikut mendorong perkembangan sektor industri.

"Makin ke sini, IoT di bidang industri membutuhkan 5G karena menawarkan kemampuan real-time dan mendukung otomasi," tutur Network Solution Lead Telkomsel & Telkom Group at Ericsson Indonesia, Indra Sembada, dalam acara 'Telkomsel Sinergi untuk Negeri' yang digelar virtual, Senin (22/11/2021).

Dia menambahkan, "Dengan kemampuan yang dimilikinya, 5G akhirnya bisa meng-enabler lebih banyak use case.

Baca Selengkapnya di Sini

2. 54 Tahun Indosat Ooredoo, Komitmen Ubah Indonesia Jadi Bangsa Digital

Indosat Ooredoo merayakan ulang tahun ke-54. Perusahaan pun mengajak masyarakat bangkit di tengah pandemi melalui kampanye Bi54 Bangkit Bersama.

Di usianya yang ke-54 tahun ini, Indosat Ooredoo perusahaan berkomitmen memastikan kualitas jaringan dan layanan bagi pelanggan.

Indosat Ooredoo memperluas jangkauan jaringan 4G di seluruh tanah air dengan menyediakan layanan 4G/LTE ke 124 desa terpencil tahun ini.

Baca Selengkapnya di Sini

3. Facebook Messenger dan Instagram Tak akan Dapat Enkripsi End-to-end hingga 2023

Integrasi Messenger dan Instagram. Kredit: Facebook
Integrasi Messenger dan Instagram. Kredit: Facebook

Meta, induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp, belum berencana untuk menghadirkan fitur privasi enkripsi end-to-end pada Messenger dan Instagram hingga 2023.

Mengutip The Verge, Senin (22/11/2021), perusahaan menggabungkan layanan chatting Instagram dan Messenger pada tahun lalu.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari rencananya untuk membuat sistem perpesanan terpadu di semua platform-nya.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel