Top 3 Tekno: Rumor iPhone iOS Bikin Penasaran

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu bocoran terkait gelaran WWDC 2020 meyebutkan Apple bakal mengganti nama iOS jadi iPhone OS. Informasi ini pun bikin penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (19/6/2020).

Berita lain yang juga populer datang dari Realme Narzo yang ludes terjual sebanyak 1.500 unit hanya dalam waktu empat menit.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Apple Bakal Kembali Pakai Nama iPhone OS?

Gelaran WWDC 2020 dari Apple akan digelar sebentar lagi. Sejumlah bocoran maupun prediksi mengenai informasi yang akan diungkap oleh Apple pun mulai berseliweran di internet.

Salah satu bocoran yang cukup menarik perhatian publik adalah kabar mengenai Apple bakal mengganti nama iOS. Informasi ini pertama kali diungkap oleh seorang analis teknologi dengan akun @jon_prosser.

Dikutip dari Tech Radar, Jumat (19/6/2020), dalam kicauannya di Twitter, Jon Prosser hanya menuliskan iPhone OS. Namun dari kicauan itu, banyak warganet berspekulasi hal itu merupakan indikasi Apple akan mengganti nama iOS menjadi iPhone OS.

Baca selengkapnya di sini

2. 1.500 Unit Realme Narzo Ludes dalam Waktu 4 Menit

Realme mengumumkan smartphone terbarunya, Realme Narzo, habis terjual dalam waktu 4 menit. Jumlah total Realme Narzo yang terjual sebanyak 1.500 unit di penjualan perdananya.

Tidak hanya smartphone Realme Narzo, dalam keterangan resminya, Realme menyebut jam tangan pintar Realme Watch dan TWS Realme Buds Air Neo juga mendapatkan sambutan dari konsumen.

Sampai-sampai, keduanya dinobatkan sebagai peringkat 1 untuk penjualan kategori jam tangan pintar dan perangkat audio di Shopee.

Baca selengkapnya di sini 

 

3. Twitter Rilis Fitur Mirip Instagram Story

Dok: Twitter.com

Mengekor Snapchat dan , Twitter baru saja menggulirkan fitur baru yang mirip dengan Story. Fitur anyar bernama Fleets itu baru tersedia di India.

Mengutip laman The Verge via Merdeka.com, Jumat (19/6/2020), setelah India fitur ini disebut-sebut melenggang bertahap secara global.

Sebelumnya, fitur ini diluncurkan di Brasil dan Italia. Menurut Twitter, India adalah pasar penting.

Baca selengkapnya di sini