Top 3 Tekno: Startup yang Klaim Duluan Pakai Nama Meta Jadi Sorotan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nama baru Facebook, yaitu Meta, ternyata sudah digunakan lebih dulu oleh sebuah startup komputer bernama Meta PC. Berita pun menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (5/11/2021).

Informasi lain yang juga populer datang dari Google yang secara resmi meluncurkan Google Play Points untuk pengguna di Indonesia.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini

1. Startup Ini Klaim Sudah Duluan Pakai Nama Baru Facebook 'Meta'

Berubahnya nama perusahaan Facebook menjadi Meta tak cuma mengundang kritik terkait masalah yang tengah dihadapi perusahan induk Instagram dan WhatsApp tersebut.

Rupanya, sebelum dipakai Facebook, nama "Meta" sudah digunakan lebih dulu oleh sebuah startup komputer di Arizona, Amerika Serikat, yang menjual komputer, laptop, dan perangkat lunak untuk gamer.

Dilaporkan TMZ, Meta PC, nama perusahaan itu, sudah memiliki merek dagang beberapa bulan sebelum Mark Zuckerberg mengumumkan pergantian nama Facebook.

Baca selengkapnya di sini

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2. Google Play Points Hadir di Indonesia, Ini Cara Mendapatkannya

Google Play Points (Dok. Google Indonesia)
Google Play Points (Dok. Google Indonesia)

Google secara resmi meluncurkan Google Play Points untuk pengguna di Indonesia. Sebelumnya, program reward ini sudah terlebih dulu ada seperti di Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.

Masyarakat dapat mengikuti program Google Play Points tanpa biaya dan mulai mengumpulkan Play Points dari pembelian dalam aplikasi, film, buku, langganan, dan aktivitas lain di Play Store.

"Sejak minggu lalu, semua pengguna Android bisa bergabung secara gratis," kata Muriel Makarim, Head of Brand & Reputation Google Indonesia dalam temu media virtual, Jumat (5/11/2021).

Baca selengkapnya di sini

3. Sebulan Rilis, Microsoft Fokus Optimalkan Pengalaman Windows 11 untuk Pengguna

Raditya Dika menggunakan Windows 11 (Dok. Microsoft Indonesia)
Raditya Dika menggunakan Windows 11 (Dok. Microsoft Indonesia)

Sebulan yang lalu, Microsoft resmi meluncurkan Windows 11. Perusahaan pun memastikan akan menggulirkan update sistem operasi terbaru ini secara bertahap, termasuk di Indonesia.

Wahjudi Purnama, Modern Work & Security Business Group Lead Microsoft Indonesia, memang tidak mengungkapkan sudah berapa banyak pengguna yang menerima pembaruan atau telah menggunakan Windows 11 di Indonesia.

"Fokus kami dalam menghadirkan Windows 11 adalah pengalaman roll out pengguna, bukan kecepatannya," kata Wahjudi dalam temu media secara virtual Microsoft Indonesia, Jumat (5/11/2021).

Baca selengkapnya di sini

Infografis Google dan Facebook

Infografis Google dan Facebook (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Google dan Facebook (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel