Top 3 Tekno: Telkomsel Suntuk Dana Segar ke Gojek Paling Populer

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Artikel soal Telkomsel kembali menyuntik dana segar ke Gojek sebesar Rp 4,3 triliun, paling dicari pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (23/4/2021).

Pembaca juga tertarik dengan artikel tentang tips menghadapi mention konten porni di Facebook, dan alasan dibentuknya Konsorsium Blockchain ASEAN.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Telkomsel Siap Suntik Gojek Lagi Rp 4,3 Triliun

Telkomsel, salah satu anak usaha Telkom, berencana akan melakukan investasi senilai US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,3 trilun ke Gojek.

Langkah ini merupakan bagian dari keseluruhan rencana investasi di Gojek, dengan total mencapai US$ 450 juta atau setara Rp 6,5 triliun.

Sebelumnya, Telkomsel menyuntik US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun ke Gojek pada November 2020.

Baca Selengkapnya di Sini

2. Tips Jitu Hadapi Mention Konten Porno di Facebook

Beberapa waktu ini, banyak pengguna Facebook di Indonesia yang diganggu dengan berbagai mention konten porno berbuntut phishing.

Ketika tautan konten berbau pornografi tersebut diklik, pengguna bisa jadi korban phishing, di mana kredensial Facebook mereka diambil alih oleh hacker.

Hal ini pun menjadi perhatian bagi perusahaan keamanan Kaspersky. General Manager untuk Asia Tenggara Kaspersky, Yeo Siang Tiong, mengatakan, kejadian pengguna mendapatkan tag dalam konten pornografi bukan terjadi pertama kalinya.

Baca Selengkapnya di Sini

3. Konsorsium Blockchain ASEAN Dibentuk untuk Perkuat Hubungan Lintas Batas

Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Asosiasi Blockchain Singapura (BAS), Asosiasi Teknologi Ledger Terdistribusi Filipina (DLTAP), Pusat Bisnis dan Keuangan Internasional Labuan (Labuan IBFC), Asosiasi Perdagangan Operator Aset Digital Thailand (TDO) dan Blockchain Australia (BA) baru saja mengumumkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk membentuk ASEAN Blockchain Consortium (ABC).

Konsorsium ini dibentuk untuk membina dan memperkuat hubungan lintas batas dalam mempromosikan teknologi blockhain. Acara penandatangan dilakukan secara digital dan didukung oleh platform penandatangan digital berbasis blockchain, Dedoco.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Isk)