Top 3 Tekno: TikTok Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh di 2021

·Bacaan 2 menit
Ilustrasi Aplikasi TikTok Credit: freepik.com

Liputan6.com, Jakarta - TikTok sepanjang tahun 2021 memang sedang di atas angin, dan sangat populer dipakai oleh berbagai kalangan di dunia.

Hal ini terungkap lewat laporan Apptopia, TikTok menjadi aplikasi dengan unduhan tertinggi di dunia.

Laporan TikTok menjadi aplikasi paling banyak diunduh di 2021 ini mencuri perhatian pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (2/1/2022).

Tak hanya itu, artikel soal pendapatan Huawei turun hampir 30 persen pada 2021, dan Eijkman gabung dengan BRIN.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Kalahkan Instagram, TikTok Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh di 2021

Tahun 2021 tampaknya jadi tahun di mana TikTok berada di atas angin. Sebuah laporan kembali mengungkapkan bahwa media sosial ByteDance ini menjadi aplikasi dengan unduhan tertinggi di dunia.

Menurut Apptopia, TikTok menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh sepanjang 2021, baik secara global maupun di Amerika Serikat (AS), bahkan mengungguli Instagram di peringkat kedua di dua data tersebut.

Mengutip laman blog resmi Apptopia, Minggu (2/1/2022), TikTok memiliki 656 juta unduhan secara global, diikuti Instagram (545 juta), Facebook (416 juta), WhatsApp (395 juta), dan Telegram (329 juta).

Baca Selengkapnya di Sini

2. Pendapatan Huawei Turun Hampir 30 Persen pada 2021

Raksasa teknologi Tiongkok, Huawei, mengumumkan pendapatannya pada 2021 turun hampir 30 persen. Perusahaan mengklaim siap untuk membuka lembaran baru pada 2022.

"Pendapatan untuk tahun ini diperkirakan 634 miliar yuan (US$ 99,48 miliar)," kata Rotating Chairman Huawei, Guo Ping, dalam sebuah surat 'Tahun Baru' kepada karyawan.

Dilansir Reuters, Senin (3/1/2021), angka tersebut merupakan penurunan 28,9 persen dari pendapatan 2020 sebesar 891,4 miliar yuan.

Baca Selengkapnya di Sini

3. Eijkman Gabung BRIN dan Isu Peneliti Kehilangan Pekerjaan Sedot Perhatian di Twitter

Diintegrasikannya Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) jadi perbincangan warganet dan viral di media sosial Twitter.

Hal ini usai berembusnya kabar tentang hilangnya pekerjaan ratusan peneliti dan ilmuwan yang sebelumnya bekerja untuk Eijkman usai peleburan tersebut.

Pada Minggu siang (2/1/2022), sebanyak 30,9 ribu Tweet mencuit soal "Eijkman" sementara 6.912 cuitan berisi tentang BRIN. Beberapa akun terverifikasi pun turut berkomentar soal isu ini. Keywords "Eijkman" dan "BRIN" pun masuk sebagai salah satu trending topic.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel