Top 3: Terowongan Nanjung Jadi Solusi Atasi Banjir di Bandung Selatan

Liputan6.com, Jakarta Bencana banjir seakan terus menghantui beberapa wilayah di Indonesia. Seperti di Jawa Barat. Berkaitan dengan banjir ini pemerintah tak mau berpangku tangan.

Seperti di wilayah Bandung. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung sebagai bagian Sistem Pengendalian Banjir Sungai Citarum.

Artikel keberadaan proyek ini pun menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Kamis (16/1/2020).

1. Terowongan Nanjung Jadi Solusi Atasi Banjir di Bandung Selatan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung sebagai bagian Sistem Pengendalian Banjir Sungai Citarum.

Pembangunan Terowongan Nanjung yang berada di kawasan hulu Citarum di Curug Jompong ini memperlancar aliran Sungai Citarum ke hilir sehingga lama dan luas genangan banjir di kawasan Bandung Selatan bisa berkurang.

Berita selengkapnya

 

2. Yuk Daftar, BRI Kembali Buka Lowongan Kerja Terbaru

Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)

Cari kerja? Tertarik berkarier di salah satu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN)? Jika ya, yuk segera persiapkan diri terbaik Anda.

Adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali membuka lowongan kerja terbaru dengan menyediakan dua posisi sekaligus. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 15 dan 17 Januari 2020.

Kali ini, BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Bandar Lampung (Cluster Lampung dan Cluster Bengkulu) dan BRI Kanwil Medan yang membuka lowongan kerja.

Untuk BRI Kanwil Bandar Lampung membuka kesempatan berkarier untuk menempati posisi sebagai Frontliner (Customer Service dan Teller). Sementara BRI Kanwil Medan membuka kesempatan berkarier untuk menempati posisi sebagai Relationship Manager (RM) Dana Batch II.

Berita selengkapnya

3. HEADLINE: Kasus Jiwasraya dan Asabri Mencuat, Perlindungan Konsumen Harus Nomor Satu

Dua BUMN yang bergelut di sektor keuangan tengah jadi perbincangan. Keduanya adalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).

Asal muasal terjadinya masalah di kedua BUMN ini serupa. Terkait investasi pada saham-saham yang terbilang gorengan. Imbas dari kedua kasus ini pun sama, perusahaan merugi dan konsumen menjadi korban.

Kasus Jiwasraya membuat perusahaan ini rugi hingga Rp 13,7 triliun, sedangkan kasus Asabri disebut-sebut mencapai Rp 10,8 triliun.

Berita selengkapnya