Top 3: Tips Produktif Selama WFH Saat PPKM Darurat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan PPKM darurat guna mencegah lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air.

Akibatnya, para pekerja pun harus kembali bekerja dari rumah alias Work from Home. Hal tersebut untuk mengurangi sekaligus menekan penyebaran Covid-19 termasuk kerumunan di perkantoran.

Meski tak mendapat pengawasan langsung dari atasan, bekerja dari rumah bukanlah hal yang mudah. Beberapa pekerja justru merasa WFH menjadi tantangan tersendiri.

Artikel tentang wajib coba, lima tips produktif selama WFH saat PPKM darurat menjadi yang terpopuler di kanal Citizen6-Liputan6.com. Disusul dengan artikel tentang 12 Juli Hari Koperasi dan Transformasi Digital.

Sementara itu artikel ketiga terpopuler tentang Menparekraf Sandiaga Uno ajak wisudawan UMN jadikan krisis sebagai peluang bisnis.

Berikut Top 3 Citizen6:

1. Wajib Coba, 5 Tips Produktif Selama WFH Saat PPKM Darurat

Ilustrasi work from home. (Shutterstock)
Ilustrasi work from home. (Shutterstock)

Pasalnya, para pekerja dituntut harus tetap produktif untuk menyelesaikan pekerjaannya meski dari rumah. Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap produktif selama menjalani WFH dan terhindar dari rasa malas yang bisa membuat pekerjaan terbengkalai.

Selengkapnya...

2. 12 Juli Hari Koperasi, dan Transformasi Digital

Data 2016 menyebutkan, di Indonesia ada 209.488 koperasi.
Data 2016 menyebutkan, di Indonesia ada 209.488 koperasi.

Hari ini Koperasi Indonesia berusia 74 tahun. Usia yang sebenarnya cukup senior. Namun keberadaan koperasi dalam perekonomian hanya terdengar samar-samar.

Data 2016 menyebutkan, di Indonesia ada 209.488 koperasi. Namun sayang sekali, mayoritas koperasi hanya merupakan UKM dan beberapa tidak dalam kondisi sehat. Lembaga pemeringkatan International Cooperative Alliance (ICA) mencatat hanya satu koperasi yang masuk daftar 300 koperasi terbesar di dunia.

Bagaimana Koperasi di era digital? Akankah koperasi akan mampu bertransformasi dan “berkompetisi” dengan perusahaan-perusahaan multi nasional? Bagaimana menyiapkan sumber daya manusianya, model bisnis barunya yang tak hanya sekadar simpan pinjam?

Selengkapnya...

3. Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Wisudawan UMN Jadikan Krisis sebagai Peluang Bisnis

Menparekraf Sandiaga Uno sebagai pembicara utama di Wisuda XX Universitas Multimedia Nusantara. (Foto: Dok. Stephanus Novi/Koor. Media Wisuda XX Universitas Multimedia Nusantara)
Menparekraf Sandiaga Uno sebagai pembicara utama di Wisuda XX Universitas Multimedia Nusantara. (Foto: Dok. Stephanus Novi/Koor. Media Wisuda XX Universitas Multimedia Nusantara)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, pandemi Covid-19 menciptakan berbagai ekosistem yang baru. Ekosistem baru yang bertumbuh didominasi pada penggunaan media digital.

Media digital dengan beragam bentuk ini menuntut para pelaku di dalam ekosistem untuk turut beradaptasi dan bertransformasi.

"Mari kita bangun sinergi untuk pulihkan perekonomian nasional dengan terus melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," ujar Sandiaga saat memberikan sambutan Wisuda XX Universitas Multimedia Nusantara atau UMN secara daring, Sabtu 10 Juli 2021, dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

Selengkapnya...

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel