Top 3: Turki Ungkap Tak Sanggup Terima Pengungsi Afghanistan Jadi Sorotan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Turki mengungkapkan enggan membuka pintu terhadap potensi gelombang pengungsi dari Afghanistan. Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusolgu menyebut Turki sudah tak bisa lagi menerima pengungsi.

Berita tentang Turki yang mengungkapkan tak sanggup menampung pengungsi Afghanistan menjadi berita terpopuler di Kanal Global Liputan6.com, Rabu (1/9/2021).

Berita populer lainnya membahas tentang Taliban yang dilaporkan membunuh penyanyi Folk Afghanistan.

Adapun berita yang paling disorot lainnya, yaitu tentang tentara Amerika Serikat yang melumpuhkan sejumlah pesawat dan mobil militer di bandara Kabul, sebelum meninggalkan Afghanistan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Komando Pusat AS, Jenderal Kenneth McKenzie.

Berikut adalah artikel Top 3 Kanal Global Liputan6.com hari ini:

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Turki Tak Sanggup Terima Pengungsi Afghanistan

Orang-orang Afghanistan naik ke atas sebuah pesawat saat mereka menunggu di bandara Kabul (16/8/2021). Bandara internasional di Kabul dilanda kekacauan dan kemacetan lalu lintas yang parah. (AFP/Wakil Kohsar)
Orang-orang Afghanistan naik ke atas sebuah pesawat saat mereka menunggu di bandara Kabul (16/8/2021). Bandara internasional di Kabul dilanda kekacauan dan kemacetan lalu lintas yang parah. (AFP/Wakil Kohsar)

Turki enggan membuka pintu terhadap potensi gelombang pengungsi dari Afghanistan. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusolgu menyebut negaranya sudah tak bisa lagi menerima pengungsi.

Sebelum Afghanistan, Turki adalah negara yang menerima banyak pengungsi dari Suriah. Ada 3,7 juta pengungsi Suriah di negara itu.

"Kami telah secara mumpuni melaksanakan tanggung jawab moral dan kemanusiaan kami terkait migrasi," ujar Menlu Cavusoglu, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (31/8/2021).

Baca selengkapnya....

2. Taliban Bunuh Penyanyi Folk Afghanistan, Kebrutalan Militan Itu Berlanjut

Seorang anak laki-laki membawa bendera Taliban untuk dijual di ibu kota Afghanistan Kabul Hoshang Hashimi. (AFP)
Seorang anak laki-laki membawa bendera Taliban untuk dijual di ibu kota Afghanistan Kabul Hoshang Hashimi. (AFP)

Kekejaman Taliban di Afghanistan kembali berlanjut. Kali ini mereka menyasar penyanyi folk bernama Fawad Andarabi.

Sang penyanyi dilaporkan diseret dari rumahnya dan dibunuh oleh Taliban di provinsi pegunungan yang bergolak di utara Kabul pada Jumat 27 Agustus, kata seorang wartawan lokal mengatakan kepada CNN yang Liputan6.com kutip Selasa (31/8/2021).

Hal itu meningkatkan kekhawatiran akan kembalinya kekuasaan keras kelompok militan itu 20 tahun lalu -- termasuk larangan musik.

Baca selengkapnya....

3. Tentara AS Lumpuhkan Sejumlah Pesawat dan Mobil Militer Sebelum Tinggalkan Bandara Kabul

Tentara AS mengambil posisi untuk menjaga bandara internasional di Kabul, Afghanistan (16/8/2021). Seorang saksi mata menuturkan bahwa sejumlah tembakan sempat dilepaskan ke udara oleh tentara AS yang kini menguasai dan menjaga keamanan di area bandara. (AP Photo/Shekib Rahmani)
Tentara AS mengambil posisi untuk menjaga bandara internasional di Kabul, Afghanistan (16/8/2021). Seorang saksi mata menuturkan bahwa sejumlah tembakan sempat dilepaskan ke udara oleh tentara AS yang kini menguasai dan menjaga keamanan di area bandara. (AP Photo/Shekib Rahmani)

Militer Amerika Serikat melumpuhkan sejumlah pesawat dan kendaraan lapis baja serta sistem pertahanan roket berteknologi tinggi di bandara Kabul, sebelum meninggalkan Afghanistan pada Senin (30/8).

Dikutip dari AFP, Selasa (31/8/2021), Kepala Komando Pusat AS, Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan bahwa 73 pesawat yang sudah berada di Bandara Internasional Hamid Karzai "demiliterisasi," atau sudah tidak bisa dipakai oleh pasukan AS sebelum mereka menyelesaikan evakuasi di Afghanistan, yang kini dikuasai Taliban.

"Pesawat-pesawat itu tidak akan pernah terbang lagi... Mereka tidak akan pernah bisa dioperasikan oleh siapa pun," kata McKenzie.

Baca selengkapnya....

Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan

Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel