Top 3: Utang Indonesia Terus Membesar, Amankah?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bank Dunia mengeluarkan data International Debt Statistics pada 12 Oktober 2020. Dalam data tersebut, Indonesia masuk dalam daftar 10 negara dengan Utang Luar Negeri (ULN) terbesar di antara negara berpendapatan menengah dan rendah.

Jumlah utang Indonesia mencapai USD 402 miliar, atau sekitar Rp 5.889 triliun (kurs Rp 14.650 per dolar Amerika Serikat).

Sedangkan berdasarkan data Bank Indonesia, pada Agustus 2020, jumlah utang luar negeri Indonesia mencapai USD 413,4 miliar.

Artikel mengenai utang Indonesia ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Kamis 22 Oktober 2020:

1. HEADLINE: Utang Indonesia Termasuk yang Terbesar di Dunia, Masih Aman dan Wajar?

Jerat utang seakan menjadi hal yang tak bisa dilepas banyak negara di dunia. Bagian dari sistem perekonomian, sejatinya utang baik milik pemerintah, swasta maupun individu satu komponen yang dibutuhkan.

Di mana, bila pengelolaan utang berlangsung dengan benar maka manfaat bisa didapat, sebaliknya bisa jadi backfire bila tak terkelola dengan baik.

Teranyar, Bank Dunia membeberkan kondisi utang negara-negara di dunia melalui laporan bertajuk International Debt Statistics (IDS) 2021. Laporan setebal 194 halaman tersebut merinci utang banyak negara-negara di dunia hingga akhir 2019. Mulai dari besaran total, sumber utang hingga rasio utang.

Simak artikel selengkapnya di sini

2. Luhut Ancam Pidanakan Perusahaan yang Tak Bayar Pesangon Sesuai UU Cipta Kerja

Luhut Binsar Pandjaitan kini menjabat sebagai Menkopolhukam di pemerintahan era Presiden Joko Widodo
Luhut Binsar Pandjaitan kini menjabat sebagai Menkopolhukam di pemerintahan era Presiden Joko Widodo

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, kembali memberikan perhatian khusus soal perkara pembayaran pesangon bagi karyawan atau buruh yang kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Luhut memastikan bahwa setiap pekerja yang terkena PHK tetap bakal mendapat uang pesangon.

"Sebenarnya pekerja dan buruh yang alami PHK tetap mendapatkan uang pesangon. Uang penghargaan masa kerja dan uang pengganti hak sesuai peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Simak artikel selengkapnya di sini

3. Harga Emas Naik Menanti Debat Capres AS

Harga jual emas batangan Antam ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 599.000 per gram, Jakarta, Senin (10/10). Jumlah itu tidak mengalami perubahan dari harga perdagangan akhir pekan kemarin, yakni Rp 599.000 per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Harga jual emas batangan Antam ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 599.000 per gram, Jakarta, Senin (10/10). Jumlah itu tidak mengalami perubahan dari harga perdagangan akhir pekan kemarin, yakni Rp 599.000 per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas naik lebih tinggi pada hari Selasa karena dolar melemah. Sentimen lain tentang harapan untuk paket bantuan virus corona AS menjelang pemilihan presiden meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.

Dikutip dari CMBC, Rabu (21/10/2020), harga emas di pasar spot emas naik 0,4 persen menjadi USD 1.912,71 per ounce. Emas berjangka AS ditutup naik 0,2 persen menjadi USD 1.915,40.

“Pasar emas berada dalam mode menunggu dan melihat sehubungan dengan rencana stimulus. Tampaknya Partai Republik dan Demokrat masih berselisih tentang topik tertentu dalam bahasa tersebut,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Simak artikel selengkapnya di sini