Top 3: Vaksin COVID-19 Berbayar Indonesia dan Sejumlah Negara Asing Disorot

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengizinkan Kimia Farma untuk menjual vaksin COVID-19. Harganya pun fantastis, yakni Rp 879 ribu.

Sejauh ini, mayoritas negara di dunia menyediakan vaksin gratis bagi warganya. Ada setidaknya dua negara yang menyediakan vaksin berbayar, namun melalui swasta, bukan BUMN seperti Kimia Farma.

Kabar mengenai vaksin berbayar di Indonesia dan negara lain menjadi sorotan pembaca isu internasional di Liputan6.com, Selasa (13/7/2021).

Ada juga kabar menarik tentang kata-kata inspirasi melawan COVID-19 yang dijual secara online.

Berikut ini tiga isu terpopuler hari ini:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

1. Vaksin COVID-19 Berbayar di Negara Lain

Sebuah bajaj yang dihias dengan replika jarum suntik besar melintasi jalanan di Chennai, India, Sabtu (3/6/2021). Seorang seniman di Chennai menghias bajaj tersebut untuk meningkatkan kesadaran orang-orang tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 di tengah sejumlah temuan varian baru. (Arun SANKAR/AFP)
Sebuah bajaj yang dihias dengan replika jarum suntik besar melintasi jalanan di Chennai, India, Sabtu (3/6/2021). Seorang seniman di Chennai menghias bajaj tersebut untuk meningkatkan kesadaran orang-orang tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 di tengah sejumlah temuan varian baru. (Arun SANKAR/AFP)

Sebelum Indonesia, ada India dan Singapura yang mengizinkan vaksin COVID-19 berbayar. Bedanya, vaksin berbayar itu dilakukan swasta, bukan dijual perusahaan negara seperti Kimia Farma.

Warga Singapura bahkan bisa mendapat uang mereka kembali usai divaksin.

Baca selengkapnya...

2. Jualan Ucapan Inspiratif Melawan COVID-19

Petugas kepolisian India berdiri disamping grafiti yang mengilustrasikan virus  corona di Bangalore (3/4/2020). Grafiti tersebut dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi lockdown yang diberlakukan pemerintah India  sebagai langkah pencegahan COVID-19. (Xinhua/Stringer)
Petugas kepolisian India berdiri disamping grafiti yang mengilustrasikan virus corona di Bangalore (3/4/2020). Grafiti tersebut dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi lockdown yang diberlakukan pemerintah India sebagai langkah pencegahan COVID-19. (Xinhua/Stringer)

Secara sadar atau tidak, pandemi COVID-19 telah mempengaruhi hidup kita dalam berbagai cara. Sementara banyak yang sedang berjuang untuk memberi makan diri sendiri atau keluarga, banyak juga yang kesehatan mentalnya sedang terpukul.

Dalam kondisi tersebut, seseorang butuh penghiburan. Salah satunya melalui ungkapan kata penyemangat. Seperti yang diberikan akun Shopee di Malaysia, dengan penawaran dalam banderol harga tertentu.

Baca selengkapnya...

3. Warga India Tertipu Vaksin COVID-19 Berbayar

Seorang karyawan toko mengenakan masker wajah pada manekin di Gauhati, India, Rabu (9/6/2021). India melonggarkan sebagian pembatasan untuk mengekang penyebaran virus corona COVID-19. (AP Photo/Anupam Nath)
Seorang karyawan toko mengenakan masker wajah pada manekin di Gauhati, India, Rabu (9/6/2021). India melonggarkan sebagian pembatasan untuk mengekang penyebaran virus corona COVID-19. (AP Photo/Anupam Nath)

Selain Indonesia, ada India yang juga membebaskan rumah sakit swasta untuk menjual vaksin COVID-19 pada April 2021. Apa yang terjadi kemudian adalah penjualan vaksin palsu marak.

Pada awal Juli ini, CNN melaporkan ribuan orang terkena korban vaksin COVID-19 palsu India. Vaksin itu isinya ternyata air garam.

Baca selengkapnya...

Infografis COVID-19:

Infografis 6 Kriteria Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 6 Kriteria Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel