Top 3: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Rabu 13 Januari 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah memastikan akan memulai vaksinasi Covid-19 pada hari Rabu, 13 Januari 2021 mendatang.

Luhut bilang, ketika vaksinasi dilakukan, maka hasilnya akan terlihat setidaknya dalam kurun waktu 3 bulan.

Jadwal vaksinasi ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Selasa 12 Januari 2021:

1. Siap-Siap, Vaksinasi Covid-19 Dimulai Rabu 13 Januari 2021

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah memastikan akan memulai vaksinasi Covid-19 pada hari Rabu, 13 Januari 2021 mendatang.

Luhut bilang, ketika vaksinasi dilakukan, maka hasilnya akan terlihat setidaknya dalam kurun waktu 3 bulan.

"Hari Rabu kita akan mulai vaksinasi nasional, dan 3 bulan saya kira akan kelihatan dampaknya," ujar Luhut dalam peluncuran Gerakan Bangga Buatan Indonesia, Senin (11/1/2021).

Luhut bilang, dalam kondisi pandemi saat ini, seluruh sektor memang tengah berjuang untuk bangkit dan bertahan, tidak terkecuali sektor informal dan UMKM. Karena itulah, gerakan Bangga Buatan Indonesia diluncurkan demi membantu UMK yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Kendati, pengendalian Covid-19 tetap harus menjadi prioritas.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Positif Covid-19

Dahlan Iskan ikut aksi membela Risma menangkan Machfud Arifin. (Istimewa)
Dahlan Iskan ikut aksi membela Risma menangkan Machfud Arifin. (Istimewa)

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan dinyatakan positif Covid-19. Hal ini usai didinya menjalani PCR SWAB test bersama sejumlah anggota keluarganya pada Minggu (10/1/2021).

"Jadi saat SWAB, Abah (Dahlan Iskan) yang dinyatakan sama dokter positif sendiri, yang lain, termasuk Ibu (Istri Dahlan Iskan) negatif," kata Asisten Pribadi Dahlan Iskan A Sahidin saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (11/1/2021).

Diceritakannya, Dahlan sendiri sempat merasa aneh dengan hasil yang diterimanya. Hal ini lantaran dirinya merasa sehat dan indra penciuman masih bekerja seperti biasa.

Tidak hanya itu, setiap hari dirinya juga tetap menjalankan olahraga senam.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 dapat Santunan 48 Kali Upah dari BP Jamsostek

Petugas kesehatan memeriksa kondisi keluarga korban yang berada di Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (9/1/2021). Keluarga korban masih menunggu kabar terkait hilang kontaknya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. (merdeka.com/Imam Buhori)
Petugas kesehatan memeriksa kondisi keluarga korban yang berada di Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (9/1/2021). Keluarga korban masih menunggu kabar terkait hilang kontaknya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. (merdeka.com/Imam Buhori)

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek akan memberikan santunan kepada ahli waris korban pesawat Sriwijaya Air yang jatuh pada Sabtu (9/1). Ahli waris pekerja berhak mendapatkan santunan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 48 kali upah yang terakhir dilaporkan kepada BP Jamsostek.

BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan memastikan perlindungan atas program JKK, atau Jaminan Kematian (JKM) bagi para pekerja korban kecelakaan tersebut.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran melalui Layanan Cepat Tanggap BP Jamsostek, dan untuk sementara telah mendapatkan data para pekerja dari Sriwijaya Air dan NAM Air yang sedang bertugas.

Sejalan dengan hal tersebut, untuk mengantisipasi temuan korban lainnya yang merupakan pekerja, Krishna menyampaikan kepada para keluarga atau kolega jika mengetahui ada dari korban yang sedang menjalankan tugas kedinasan, agar menginformasikan kepada BP Jamsostek melalui kanal informasi resmi atau Kantor Cabang BP Jamsostek terdekat.

Baca artikel selengkapnya di sini

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: