Top 3: Varian Hibrida COVID-19 di Vietnam hingga Survei Palestina-Israel

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Negara tetangga Indonesia, yakni Vietnam, mendeteksi kehadiran varian hibrida virus COVID-19. Varian itu adalah kombinasi antara varian India dan Inggris.

"Vietnam telah menemukan varian baru COVID-19 yang menggabungkan karakteristik dari dua varian yang pertama kali ditemukan di India dan Inggris," kata Menteri Kesehatan Vietnam, Nguyen Thanh Long dalam pertemuan pemerintah, seperti dilansir BBC.

Berita mengenai varian campuran itu menjadi sorotan pembaca global Liputan6.com, Selasa (1/6/2021).

Ada pula berita mengenai hasil survei SMRC tentang konflik Palestina dan Israel di Indonesia. Ternyata, ada sedikit pendukung Israel di Indonesia.

Berikut daftar artikelnya:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

1. Headline: Vietnam Deteksi Varian COVID-19 Hybrid Inggris-India

Petugas kesehatan menyemprotkan desinfektan pada bus sekolah di sekolah Marie Curie di Hanoi, Senin (4/5/2020). Vietnam membuka kembali aktivitas sekolah yang ditutup selama tiga bulan setelah dilaporkan tidak ada kasus virus corona COVID-19 baru hingga Sabtu, 2 Mei 2020. (Manan VATSYAYANA/AFP)
Petugas kesehatan menyemprotkan desinfektan pada bus sekolah di sekolah Marie Curie di Hanoi, Senin (4/5/2020). Vietnam membuka kembali aktivitas sekolah yang ditutup selama tiga bulan setelah dilaporkan tidak ada kasus virus corona COVID-19 baru hingga Sabtu, 2 Mei 2020. (Manan VATSYAYANA/AFP)

Sejak COVID-19 pertama kali menyebar luas di dunia pada Januari 2020, ribuan mutasi telah terdeteksi. Virus bermutasi sepanjang waktu dan sebagian besar varian tidak berurutan, tetapi beberapa dapat membuat virus lebih menular.

Menkes Vietnam mengatakan, varian hybrid baru ini lebih menular dari varian yang dikenal sebelumnya, terutama lewat udara. Varian COVID-19 baru itu ditemukan pada seorang pasien yang menjalani tes, menurut laporan surat kabar online VnExpress.

Baca selengkapnya...

2. Ancaman Gelombang Ketiga COVID-19 di Inggris

Orang-orang berjalan melintasi Jembatan London pada pagi pertama penerapan lockdown nasional ketiga di Kota London, Inggris, 5 Januari 2021. Inggris memasuki lockdown nasional ketiga sejak pandemi virus corona COVID-19 dimulai. (AP Photo/Matt Dunham)
Orang-orang berjalan melintasi Jembatan London pada pagi pertama penerapan lockdown nasional ketiga di Kota London, Inggris, 5 Januari 2021. Inggris memasuki lockdown nasional ketiga sejak pandemi virus corona COVID-19 dimulai. (AP Photo/Matt Dunham)

Seorang ilmuwan penasihat pemerintah memperingatkan akan kemungkinan munculnya gelombang ketiga COVID-19 di Inggris.

Prof Ravi Gupta, dari Universitas Cambridge, mengatakan meskipun kasus baru "relatif rendah", varian yang berasal dari India telah menyebabkan "pertumbuhan eksponensial". Dia mengatakan bahwa rencana pemerintah untuk mengakhiri pembatasan COVID-19 di Inggris pada 21 Juni harus ditunda, demikian seperti melansir BBC, Senin (31/5).

Baca selengkapnya...

3. Survei SMRC Ungkap Kehadiran Pendukung Israel di Indonesia

Yahudi Ultra-Ortodoks menari  di samping api unggun selama hari libur Yahudi perayaan Lag Ba'Omer di Bnei Brak, Israel, Kamis (29/4/2021). Liburan Lag Ba'Omer, menandai berakhirnya wabah yang dikatakan telah membinasakan orang Yahudi selama zaman Romawi. (AP Photo/Sebastian Scheiner)
Yahudi Ultra-Ortodoks menari di samping api unggun selama hari libur Yahudi perayaan Lag Ba'Omer di Bnei Brak, Israel, Kamis (29/4/2021). Liburan Lag Ba'Omer, menandai berakhirnya wabah yang dikatakan telah membinasakan orang Yahudi selama zaman Romawi. (AP Photo/Sebastian Scheiner)

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei bertajuk Sikap Publik Nasional terhadap Konflik Israel dan Palestina. Mayoritas warga Indonesia sepakat bahwa Israel adalah yang bersalah dalam konflik Mei 2021.

Namun, bukan berarti tidak ada masyarakat Indonesia yang condong ke Israel. Ada setidaknya 3 persen yang menganggap Palestina bersalah, meski sedikit.

Baca selengkapnya...

Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India. (Liputan6.com/Abdillah)