Top 3: Viral di TikTok Uang 1.0 untuk THR

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Viral yang diunggah sebuah akun TikTok yang bertanya kepada netizen bagaimana jika memberikan THR dengan uang pecahan 1.0 bergambar seorang penari pendet. "Ngasih THR pake uang pecahan ini lucu kali ya?" tulis akun tersebut.

Video yang sudah ditonton sebanyak 1,8 juta kali di TikTok ini dibanjiri komentar oleh netizen Indonesia. Tentu saja, karena uang yang ditampilkan bukan uang resmi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI).

Salah satu sisi dari uang tersebut menampilkan angka 1.0 dengan gambar seorang wanita sedang menari. Terdapat Terdapat tulisan The Beauty of Indonesia dan Perum Peruri Specimen.

Tulisan mengenai uang pecahan 1.0 bergambar penari ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Senin 10 Mei 2021:

1. Viral di TikTok Uang 1.0 untuk THR, BI Pastikan Bukan Alat Pembayaran yang Sah

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021 tak asing dengan kata Tunjangan Hari Raya (THR). Biasanya masyarakat akan beramai-ramai menukarkan uang dengan uang pecahan baru untuk dibagikan kepada saudara.

Viral salah satunya video yang diunggah akun TikTok yang bertanya kepada netizen bagaimana jika memberikan THR dengan uang pecahan 1.0 bergambar seorang penari pendet. "Ngasih THR pake uang pecahan ini lucu kali ya?" tulis akun tersebut.

Video yang sudah ditonton sebanyak 1,8 juta kali di TikTok ini dibanjiri komentar oleh netizen Indonesia. Tentu saja, karena uang yang ditampilkan bukan uang resmi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI).

Simak artikel selengkapnya di sini

2. Waspada Info Lowongan Kerja Palsu, Simak Ciri-Cirinya

Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)

Banyaknya orang yang mencari lowongan kerja, seringkali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menuai keuntungan sendiri. Modus penipuan dengan berbagai cara seringkali dijumpai, salah satunya adalah lowongan kerja.

Melalui instagram resminya, Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker membagikan informasi mengenai ciri-ciri modus penipuan pada lowongan kerja. Apabila merasa dirugikan, Kemnaker menghimbau untuk melaporkan kepada pihak berwajib.

“Oia, laporkan ke pihak kepolisian jika kamu merasa dirugikan akibat lowongan kerja fiktif atau palsu ya,” tulis Kemnaker, dikutip pada Minggu (9/5/2021).

Simak artikel selengkapnya di sini

Kemenhub Paksa Putar Balik 3 Kapal yang Angkut Pemudik dari Tanjung Priok

Kementerian Perhubungan menggagalkan rombongan masyarakat yang nekat mudik secara tersembunyi melalui jalur laut pada Minggu (9/5/2021) di perairan Teluk Jakarta. (Dok Kemenhub)
Kementerian Perhubungan menggagalkan rombongan masyarakat yang nekat mudik secara tersembunyi melalui jalur laut pada Minggu (9/5/2021) di perairan Teluk Jakarta. (Dok Kemenhub)

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berhasil menggagalkan rombongan masyarakat yang nekat mudik secara tersembunyi melalui jalur laut pada Minggu (9/5) di perairan Teluk Jakarta. Para pemudik gelap tersebut diberikan sanksi berupa teguran dan diwajibkan untuk putar balik.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad yang turun langsung ke lapangan mengatakan, patroli laut dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan pengendalian transportasi laut Idul Fitri 1442 H sesuai dengan Surat Edaran Satgas Covid-19 dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 dan Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Kami hari ini memulai patroli laut dalam rangka pengawasan pengendalian transportasi laut Idul Fitri 1442H di wilayah perairan Teluk Jakarta,” kata Ahmad, Minggu (9/5/2021).

Simak artikel selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel