Topping Off, Perkantoran Mirip Kapal Pinisi Ini Rampung Agustus 2021

·Bacaan 2 menit

VIVAPT PP Tbk telah melaksanakan proses topping off ceremony pembangunan proyek Maritime Tower di Jakarta Utara, pada pekan ini. Proyek perkantoran berkonsep Kapal Pinisi tersebut dargetkan rampung kuartal III-2021.

Proyek yang dimiliki oleh PT Menara Maritim Indonesia ini memiliki nilai kontrak
sebesar Rp706 miliar. PT PP dipercaya untuk mengerjakan pembangunan Maritime Tower di Jakarta Utara ini.

Direktur Operasi 1 PT PP Anton Satyo Hendriatmo menjabarkan, lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh Perseroan, antara lain pekerjaan perencanaan,
perijinan, persiapan, dan pekerjaan landscape. Kemudian, pekerjaan struktur, pekerjaan baja, pekerjaan arsitektur, pekerjaan Mechanical, Electrical & Plumbing (MEP) dan hal terkait.

Maritime Tower ini terdiri dari 1 lantai basement, 6 lantai komersial dan parkir, serta 24 lantai tower. Sampai dengan awal Mei 2021, progres pembangunan proyek Martime Tower telah mencapai 78,31 persen.

Baca juga: Sri Mulyani Buka-bukaan Soal Kenaikan Tarif PPN

"Topping off ceremony merupakan milestone penting dari sebuah tahapan pembangunan highrise building, di mana pekerjaan struktur utama telah diselesaikan dengan baik tanpa adanya fatality. Namun demikian, kita masih memiliki tugas untuk menyelesaikan pekerjaan gedung ini sampai tuntas yang ditargetkan pada bulan Agustus 2021," ujar Anton dikutip dari keterangannya, Jumat 21 Mei 2021.

Dia menjabarkan, Maritime Tower juga telah memenuhi standar green building yang telah disertifikasi oleh lembaga Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan peringkat Gold. Bentuk bangunan Maritime Tower memiliki konsep transformasi seperti bentuk kapal pinisi yang menjadi ciri khas tersendiri di lingkungan perkantoran dan komersial di Jakarta Utara, dekat dengan pelabuhan.

"Tentunya semua pekerjaan yang terlaksana dengan baik dan tepat waktu tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan seluruh Pemangku Kepentingan yang terlibat dalam setiap proses pembangunan gedung ini,” tambahnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, meski situasi pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia salah satunya di Indonesia saat ini, pengerjaan proyek itu tetap digenjot. Tentu, dengan menerapkan dan meningkatkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat untuk setiap proses pelaksanaan proyeknya.

"Dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang baik dan ketat, PTPP membuktikan bahwa proyek-proyek yang dikerjakan masih bisa berjalan dengan baik dan normal. Salah satu contohnya adalah pembangunan Maritime Tower ini," tutupnya.