Tora Sudiro Curhat Saat Anak Sulungnya Mulai Pacaran, Alami Culture Shock Sampai Merasa Tak Nyaman

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Tora Sudiro punya pengalaman menarik terkait statusnya sebagai orangtua. Ia mengaku mengalami culture shock ketika anak sulungnya, Azzahra Nabila yang kini berusia 23 tahun punya kekasih dan mengajak pacarnya tersebut ke rumah.

Suami Mieke Amalia itu bercerita jika saat itu ia merasa tak nyaman pacar anaknya itu cukup sering berkunjung ke rumahnya. Terlebih secara penampilan dan sikap pacar sang anak terbilang berbeda dengan apa yang ia alami dulu.

"Waktu awal-awal (anak ajak pacar ke rumah) sih, 'ngapain sih ni orang di rumah terus?', gitu. Ada kayak gitu-gitu. Ada perbedaan culture," ungkap Tora Sudiro di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Waktu dulu saya ngapel, itu pasti pakai celana panjang, pakai sepatu, kemeja lah atau apa. Kalau anak sekarang kan kaos sama celana pendek, bahkan sendal jepit. Itu kaget waktu pertama kali. Terus duduk, kita kalau misalnya duduk, ya duduk kaki ke bawah, nggak ada kaki naik. Itu duduk, kakinya naik. 'Nggak ada sopan santunnya apa gimana?', nggak taunya emang budayanya udah berubah kayaknya," paparnya kemudian.

BACA JUGA

Cerita Kocak Tora Sudiro Ditegur Anak Gara-Gara Main TikTok

10 Potret Rumah Tora Sudiro-Mieke Amalia, Ada Kebun Binatang Mini

Mieke Amalia Blak-blakan Ceritakan Masa Lalunya dengan Tora Sudiro

Mulai Terbiasa

Tora Sudiro dan Mieke Amalia (Sumber: Instagram/mieke_amalia)
Tora Sudiro dan Mieke Amalia (Sumber: Instagram/mieke_amalia)

Namun, hal tersebut nyatanya hanya terjadi diawal-awal ketika Azzahra Nabila berpacaran. Kini, seiring berjalannya waktu Tora mengaku sudah bisa menerima perbedaan zaman dan mengaku sudah cukup dekat dengan pacar anaknya tersebut.

"Sekarang udah nggak. Sekarang sama pacarnya udah terbiasa, udah sayang juga," tuturnya.

Menjaga Seperlunya

Kejutan ulang tahun Tora Sudiro. (Instagram/@mieke_amalia)
Kejutan ulang tahun Tora Sudiro. (Instagram/@mieke_amalia)

Tora juga mengatakan jika diusia anaknya saat ini, dirinya tak lagi over protective dengan pergaulan sang putri. Jika pun ada batasan, itu hanya terkait beberapa hal prinsipal yang lazim dilakukan orangtua pada anak-anaknya.

"Udah biasa, udah bukan hal yang menakutkan lagi. Saya paling ingetin doang kalau misal pergi hati-hati saja, pulang sama siapa. Biasanya sih ibunya yang lebih (protektif), pokoknya pulang jam segini, jam segini," tandasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel