Tora Sudiro Ungkap Kejadian Horor Ekstrem saat Syuting Ghost Buser

Tasya Paramitha, Aiz Budhi
·Bacaan 2 menit

VIVATora Sudiro resmi debut sebagai sutradara lewat film terbaru berjudul Ghost Buser. Tayang perdana mulai hari ini di Disney+ Hotstar, film ini turut dibintangi oleh Tora, Gary Iskak dan Wulan Guritno.

Bukan hanya kejadian lucu dan kocak selama perjalanan pembuatan film tersebut, siapa sangka kalau 10 hari proses syuting film tersebut juga menyisakan cerita-cerita horor.

Dalam acara Viva Talk Ngobrol Bareng Cast Ghost Buser di IG Live VIVA.co.id, Kamis, 8 April 2021, Tora menceritakan bahwa proses syuting dilakukan mayoritas pada malam hari. Ia pun berbagi pengalaman mistis saat syuting film itu.

"Jadi pernah syuting di Pelabuhan Ratu, Ciletuh. Ada jurang. Biasa kan kalau kita syuting suka ada yang kemasukan, tapi ya orang jauh gitu. Enggak deket sama gue. Ini yang kemasukan asisten sutradaranya," kisahnya.

Klik halaman berikutnya untuk melanjutkan.

"Pas lagi diam, tiba-tiba masuk (makhluk halus). Gua kan enggak pernah ngelihat sedeket itu kan, karena enggak dekat biasanya. Terus tiba-tiba dia jadi kayak nenek-nenek, sambil bilang, 'Tadi ngapain liat rumah nenek?'" ucap Tora Sudiro melanjutkan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, setelah itu makhluk halus tersebut keluar dari tubuh sang asistem sutradara. Tapi tak lama setelahnya, makhluk halus lainnya yang merasuki tubuhnya.

"Eh, masuk lagi. Ada yang marah-marah. Terus dibawa lah, dipindahin ke warung. Belakang warung tuh lembah, terus jurang. Tiba-tiba masuk lagi jadi cewek cantik ketawa-ketawa," kata Tora menceritakan.

Yang tak disangka-sangka, tiba-tiba muncul api di lembah belakang warung itu.

Baca terus artikel ini untuk mengetahui berita selengkapnya.

"Tiba-tiba di lembah keluar api gede, terus ke kecil. Di belakang jurang keluar api. Abis itu kita pada kabur lari. Dan itu pengalaman paling sering selama berkarier sih. Soalnya yang kesurupan tuh ini orang paling penting gitu kan. Jadi enggak syuting-syuting," ucapnya lagi.

Akhirnya, sang asisten sutradara dibawa pergi dan untungnya bisa kembali normal. Syuting pun bisa dilanjutkan. Namun, dampaknya, tim staf produksi tak ada yang menginap di kawasan itu karena takut.

"Soalnya mungkin waktu itu lagi becandaan terus enggak kekontrol. Ngomong jorok juga kali ya, makanya kesurupan," kata Tora Sudiro.

Laporan: Aufa Prasya Namyra