Torino, Mantan Raksasa Italia yang Kini Terpuruk

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVA – Jelang pergantian tahun, ternyata ada sejumlah raksasa lawas yang terpuruk. Jika di Bundesliga ada Schalke 04 yang terpuruk di dasar klasemen, nasib serupa dialami Torino di Serie A.

Torino saat ini terdampar di dasar klasemen Serie A. Klub sekota Juventus ini baru mengumpulkan 8 poin dari 14 pertandingan. Mereka baru meraih satu kemenangan, lima hasil imbang dan delapan kali kalah.

Baca juga: Nasib Miris Schalke 04, Terdampar di Juru Kunci Tanpa Kemenangan

Padahal, jika melihat masa lalu, Torino sempat disegani di era 1940-an. Mereka memilik tim hebat yang disebut Grande Torino. Tim ini merebut Scudetto lima musim secara beruntun pada 1942 hingga 1949.

Grande Torino mengalami kecelakaan yang dikenali dengan Tragedi Superga pada 4 Mei 1949. Pesawat yang ditumpangi para pemain Torino terjatuh di Bukit Superga. 31 penumpang yang ada dalam pesawat tersebut meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut sempat memutus generasi emas Torino. Sampai pada akhirnya Granata kembali merebut Scudetto di musim 1975/76. Sepanjang sejarahnya, Torino merebut 7 Scudetto dan 5 Coppa Italia.

Maka, melihat apa yang dialami Torino tentunya hal yang sangat miris. Dalam laga terakhir di 2020, mereka bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, 23 Desember 2020.

"Saya yakin kami tak layak menempati juru kunci, tapi saya tak akan mundur. Kami kehilangan poin penting melawan Juventus, Sassuolo dan Lazio. Kami membayar mahal tapi tak mampu menangani kesulitan," kata pelatih Torino, Marco Giampolo dilansir Football Italia.