Total 14 Saksi Diperiksa Polisi Terkait Konser Berdendang Bergoyang

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi terus menyelidiki dugaan pelanggaran panitia penyelenggara Festival musik Berdendang Bergoyang. Acara yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, dibubarkan polisi karena melanggar ketentuan jumlah penonton.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menerangkan, setidaknya 14 orang saksi meliputi saksi fakta dan saksi ahli telah diperiksa penyidik.

Komarudin menyebut, dua saksi di antaranya yakni perwakilan Satgas Covid-19 dan Manajemen Gelora Bung Karno. Pemeriksaan terhadap keduanya berlangsung pada Rabu kemarin.

"Jadi total sudah 14 orang kita periksa. Saksi yang (krusial) dari Satgas Covid dan manajemen GBK," kata dia saat dihubungi, Kamis (3/11).

Komarudin mengatakan, keterangan Satgas Covid-19 dinilai semakin membuat terang perkara. Dalam hal ini yang digali penyidik berkenaan dengan jumlah penonton. Komarudin mengatakan, terdapat perbedaan dari segi jumlah sewaktu pihak panitia mengajukan izin.

"Kan berbeda jumlahnya dari yang diajukan ke saya sama ke Satgas Covid-19. Jadi yang diajukan ke saya hanya 3.000 sementara yang diajukan ke Satgas Covid 5.000," ujar dia.

Polisi juga merencanakan mengadakan gelar perkara untuk menentukan langkah lanjutan menyusul rampungnya pemeriksaan para saksi.

"Kita gelar untuk menentukan dulu kasus ini naik atau tidak setelah ini kita akan gelar lagi untuk penentuan. Kalaupun memang naik sidik nanti akan ada gelar lagi untuk menentukan tersangka siapa yang bertanggungjawab," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi [ray]