Total 8 Orang Ditangkap terkait Bom Makassar, Apa Peran Mereka

Ezra Sihite, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Tim Densus 88 Antiterot Polri telah mengamankan satu orang terduga teroris yang diduga terlibat dalam kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Sehingga, total pelaku yang diamankan ada delapan orang.

"Jadi untuk di Makassar, sampai saat ini telah diamankan 8 orang," kata Rusdi di Mabes Polri pada Rabu, 31 Maret 2021.

Menurut dia, satu orang terduga teroris yang diamankan inisial I berjenis kelamin laki-laki usianya 40 tahun. Diduga, I merupakan bagian dari kelompok Vila Mutiara, Makassar yang terafilasi dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"I ini masuk kelompok Vila Mutiara. Masih pendalaman sejauh mana keterlibatan I aktivitas JAD di Makassar," ujarnya.

Sementara, kata Rusdi, Tim Densus 88 Polri sampai saat ini masih mendalami peran dari I salah satu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. "Masih didalami sejauh mana keterlibatan yang bersangkutan untuk keompok Vila Mutiara," jelas dia.

Sebelumnya, peristiwa bom bunuh diri terjadi Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar pada Minggu, 28 Maret 2021, sekitar pukul 10.30 WITA.

Kejadian tersebut di sela pelaksanaan ibadah Misa Minggu Palma. Polisi menyebut ada dua terduga pelaku. Satu dapat dikenali, dan satu lagi kondisi tubuhnya hancur. Namun, aksi pelaku sebelumnya dapat dicegah pihak keamanan gereja, sehingga tak sampai masuk kedalam gereja setempat.

Sementara, ada delapan orang terduga teroris yang sudah diamankan yakni AS, SAS, MR, AA, MM, M dan MAM, dan I. Sedangkan, pelaku L dan YSF tewas karena menjadi pengantin dalam aksi teror bom di Gereja Katedral Makassar.